Sebelum menuju rekomendasi produk, kami akan memberikan beberapa cara memilih suplemen vitamin yang sesuai kebutuhan anak. Simak pemaparannya berikut ini! Kenali Jenis Vitamin yang Mendukung Tumbuh...
Jumat, 25 November 2016 | 09:36 WIB Penulis : Erni Wulandari
Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK., mengatakan bahwa sebenarnya bayi yang baru lahir sudah memiliki zat besi di dalam tubuhnya. Pemberian ASI eksklusif pada bayi sudah memenuhi kebutuhan zat besi. Setelah usia enam bulan maka kebutuhan zat besi yang diperlukan hingga usia 12 bulan sebanyak 11 miligram per hari. Untuk balita usia satu hingga tiga tahun, memerlukan zat besi setidaknya 7 miligram per hari, sedangkan untuk anak usia 4-8 tahun memerlukan 10 miligram zat besi per hari.
Sayuran Hijau dan Ikan
Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK., menyarankan agar para Bunda memperhatikan asupan makanan sejak bayi mengonsumsi makanan padat pertama dengan memberikan makanan yang kaya akan zat besi. Sumber makanan yang kaya akan zat besi bisa didapat dari kuning telur, hati ayam, sayuran hijau, daging merah, telur, ikan dan kacang-kacangan. Agar penyerapan zat besi maksimal, anak juga harus mengonsumsi vitamin C.
Kamu bisa memberikan makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk manis, melon, apricot, dan tomat. Vitamin C diketahui dapat mengoptimalkan penyerapan zat besi oleh tubuh. "Memberikan sayuran hijau, seperti bayam ditambah dengan ikan dalam menu harian anak akan membantu anak untuk memenuhi kebutuhan zat besi. Ingat, zat besi akan terserap dengan baik bilamana dibantu dengan protein. Karena itu sebaiknya konsumsi sayur hijau dengan lauk yang kaya protein juga," imbuhnya.
Ternyata, zat besi sangat penting dan tidak boleh diabaikan ya. Karena zat besi akan membantu tumbuh kembang anak optimal dan membantu prestasi buah hati di sekolah.
Sebelum menuju rekomendasi produk, kami akan memberikan beberapa cara memilih suplemen vitamin yang sesuai kebutuhan anak. Simak pemaparannya berikut ini! Kenali Jenis Vitamin yang Mendukung Tumbuh...
Pada usia sekolah, terjadi banyak sekali perubahan dan perkembangan dalam kehidupan anak. Ia sudah bisa memakai bajunya sendiri, menangkap bola lebih mudah (dengan hanya mengandalkan tangannya), dan m...
Karakteristik Anak yang Hiperaktif Terkadang sangat sulit membedakan anak yang aktif dan hiperaktif, karena biasanya sama-sama ditunjukkan dengan perilaku tidak bisa diam dan duduk tenang. Namun, t...
Pada kasus tertentu, pubertas bisa datang terlalu cepat. Pubertas dini bisa terjadi ketika tanda-tanda pubertas muncul pada saat anak perempuan berusia kurang dari 8 tahun, sedangkan pa...
WhatsApp ×