Siapkan Kotak P3K Untuk Pertolongan Pertama pada Luka

Jumat, 23 Desember 2016 | 15:02 WIB Penulis : Erni Wulandari


Melihat anak aktif senang yaa Bunda, tak jarang ia berkeliling ke seluruh ruangan untuk memenuhi rasa ingin tahunya terhadap barang-barang yang ia lihat. Begitu juga saat ia bermain di halaman atau taman dekat rumah. Sebagai orang tua, Bunda tentu khawatir anak akan jatuh tapi kekhawatiran Bunda tidak lantas menjadi alasan untuk melarang ia bermain. Karena jika hal itu Bunda lakukan alih-alih membuat anak merasa mana, justru menghambat kreativitas dan perkembangan kecerdasan motoriknya. Sebaliknya Bunda tetap membiarkan ia bebas mengeksplorasi lingkungan dengan menyiapkan amunisi sebagai perlindungan, misalnya perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di rumah. 
Coba Bunda cek apakah kotak P3K Bunda sudah terisi lengkap dengan berbagai peralatan, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kecil yang tidak di inginkan Bunda bisa sesegera mungkin memberi tindakan yang tepat.
Pada skala nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menemukan sebanyak 36,5% cedera terjadi dirumah, di sekolah 5,4% dan di jalan raya 42,8%. Kecelakaan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun, namun mayoritas masyarakat masih terbiasa mencari perlengkapan P3K setelah mengalami luka, hal ini perlu mendapat perhatian karena proses penyembuhan luka kecil dapat terlambat atau menimbulkan luka yang serius.
Secara umum, P3K berfungsi sebagai upaya pertolongan sementara sebelum mendapatkan perawatan yang lebih intensif dari dokter. Tempat yang perlu di sediakan perlengkapannya, selain dirumah, kendaraan, tempat kerja dan akan lebih baik jika mudah dibawa kemanapun. Berikut ini adalah daftar barang yang harus ada di dalam kotak P3K Bunda :

  •  kasa steril 
  •  Perban gulung
  •  Plester rol
  •  Plester cepat
  •  Sarung tangan lateks
  •  Antiseptik
  •  Gunting
  •  Obat pribadi, jika diperlukan 


Jika ada anggota keluarga yang mengalami luka ringan, coba terapkan tindakan ini untuk pertolongan pertama :

* Istirahatkan 
* Bersihkan luka dengan air mengalir 
* Keringkan luka 
* Tutup luka dengan kasa steril, rekatkan dengan plester
* Jika lukanya kecil, cukup gunakan plester cepat untuk menutup luka

Selain langkah-langkah tersebut, Bunda perlu memahami bahwa siaga tidak hanya berarti melengkapi kotak penyimpanan, tetapi mengenali setiap barang agar tahu cara menggunakannya dengan baik dan benar. Oleh karena itu letakana kotak P3K di area yang terlihat dan mudah dijangkau, serta rutin memeriksa tanggal kadarluarsanya. jangan sampai perlengkapan P3K kanya menjadi aksesori semata, namun harus cermat menjaga kualitas kontennya.
 

Artikel Lainnya

Masalah sensori mungkin kesulitan dalam menerima, mengolah, atau merespons rangsangan dari lingkungan mereka, seperti suara, cahaya, tekstur, atau gerakan. Jenis-jenis masalah sensori pada anak san...

Mungkin selama ini Bunda dan keluarga terbiasa makan di perjalanan, tak sarapan bersama, atau bahkan makan malam di sofa depan televisi. Jika Bunda peduli dengan family time dan masa depan anak, mulai...

Apakah Moms sering merasakan puting nyeri dan retak setelah menyusui? Atau sesi menyusui yang konstan dan membutuhkan waktu lebih dari satu jam? Apakah bayi tidak bertambah berat badannya dengan ba...

Jika si Kecil memiliki lebih banyak kertas warna, ini tentu bisa Mama manfaatkan untuk mengajaknya membuat prakraya yang mudah dan menggemaskan. Seperti membuat ikan warna-warni. Bahannya pun mudah di...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................