Pemberian vaksin adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Salah satu vaksinasi yang sangat penting untuk anak adalah vaksin campak. Vaksin campak adalah vak...
Kamis, 29 Desember 2016 | 09:36 WIB Penulis : Erni Wulandari
Sifat penyayang ternyata tidak dapat tumbuh begitu saja. Bunda perlu mengajari si kecil untuk menjadi penyayang melalui beberapa cara berikut.
Menurut Christine Carter, Ph.D, sifat baik anak muncul karena ia mencontoh perilaku orang dewasa di sekelilingnya. Jika ingin si kecil memiliki sifat penyayang tunjukan terlebih dahulu rasa sayang Bunda dengan selalu berkata baik dan menunjukan sikap bersahabat kepada orang-orang disekitar.
Ajari si kecil mengenai pentingnya menjadi penyayang dengan membacakan buku cerita yang memiliki tokoh penyayang. Katakan pula bahwa rasa sayang itu tidak hanya ditunjukan kepada makhluk hidup, namun juga pada benda mati, seperti mainannya.
Saat si kecil berkata kalau ia membeci teman atau adiknya, Bunda tanggapi dengan mengajaknya merasakan bagaimana kalau ia yang tidak di sayang oleh mereka hanya karena tidak meminjamkan mainan. Situasi ini akan mengajari si kecil konsekuensi yang didapatkan saat menjadi penyayang dan pembenci.
Ajak si kecil untuk mengekspresikan rasa sayangnya kepada orang lain, misalkan membelai lembut kepala adik bayinya. Tindakan ini akan membantu menumbuhkan sifat penyayang pada diri sikecil.
Pemberian vaksin adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Salah satu vaksinasi yang sangat penting untuk anak adalah vaksin campak. Vaksin campak adalah vak...
Apakah Ibu pernah mendengar istilah selective mutism (SM) atau mutisme selektif? Selective mutism adalah gangguan berkomunikasi yang biasanya dijumpai pada anak yang memilih tidak ...
Apa yang menyenangkan dari jalan-jalan di alam bersama anak-anak? Berlari-lari dengan bertelanjang kaki dan bermain bola di pasir? Menginjak rumput basah? Melihat matahari terbenam? Mendaki sampai ke ...
Padatnya aktivitas di pagi hari mungkin membuatmu sering mengabaikan sarapan. Jika terus dilakukan, hal ini bisa mengganggu kesehatan. Sering melewatkan sarapan bahkan dapat meningkatkan risiko terjad...
WhatsApp ×