1. Luka pada bibir Rasa nyeri bisa terjadi karena benturan yang keras. Redakan dengan mengompresnya dengan es batu. Kompres ini juga berguna untuk membantu menghentikan pendarahan. Jika si kecil meno...
Jumat, 13 Januari 2017 | 11:45 WIB Penulis : Erni Wulandari
Rasanya setiap Ayah ‘tidak rela’ bayi perempuannya tumbuh menjadi gadis kecil, yang suatu hari nanti akan beranjak remaja. Tetapi, pertumbuhan anak tidak akan bisa dielakkan. Dan bagaimana pun, Ayah dan gadis kecilnya berbeda jenis kelamin. Ada batasan-batasan yang musti disadari Ayah dalam menjalin hubungan dengan anak perempuannya. Misalnya, jika saat dia bayi, Ayah memandikannya di pagi hari, maka ada masanya aktivitas itu tidak mungkin lagi dilakukan. Tidak saja untuk mengajarinya kemandirian, tetapi juga pemahaman tentang privasi dan respek. Toh, bonding ataupun menunjukkan afeksi, kedekatan, dan komunikasi mendalam tetap bisa dilakukan dengan aktivitas lain.
Memeluknya erat saat dia menangis atau memerlukan rasa tenang, mencium kening dan pipinya untuk menunjukkan rasa sayang, atau menepuk bahunya saat dia membutuhkan persetujuan, dukungan dan kekuatan, adalah kontak yang selalu diperlukan seorang anak perempuan. Menjelaskan hal-hal berkaitan dengan privasi, seksualitas, hubungan dengan lawan jenis, sebaiknya bukan hanya menjadi tugas mama saja. Ya, memang mama akan lebih nyaman dan fasih membicarakan hal ini karena kesamaan gender dan jenis kelamin. Tetapi, anak perempuan memerlukan penjelasan dari papanya.
1. Luka pada bibir Rasa nyeri bisa terjadi karena benturan yang keras. Redakan dengan mengompresnya dengan es batu. Kompres ini juga berguna untuk membantu menghentikan pendarahan. Jika si kecil meno...
Apabila Bunda tidak mampu mengurus anak sendirian, memiliki bantuan tambahan dari pengasuh atau baby sitter adalah hal wajar. Namun demikian, kita harus berhati-hati dalam memilih pengasuh. ...
Mendidik anak pertama agar ia bisa menjadi kakak yang baik merupakan hal yang penting untuk Bunda dan Ayah lakukan. Pasalnya, selain orang tua, tanpa disadari, perangai anak sulung bias...
Mempraktikkan potty training di malam hari umumnya memang lebih berat ketimbang di siang hari. Alasannya, si kecil seringkali sulit terbangun dan pergi ke toilet saat ia merasa ingin buang air. Akhirn...
WhatsApp ×