Diet Rendah Kalori Untuk anak ADHD

Senin, 13 Februari 2017 | 09:38 WIB Penulis : Erni Wulandari


Ketika anak didiagnosis dengan Attention Deficit Hyperactive  Disorder (ADHD), dokter menganjurkan anak diterapkan diet khusus yakni diet rendah kalori. Ini supaya energi anak tidak berlebihan. Seperti yang disampaikan oleh dr Dharmawan A. Purnama, SpKJ, ia menyebutkan penertapan diet ini cukup penting dan perlu diketahui orang tua. 

Jadi anak jangan dikasih makanan yang terlalu manis seperti soft drink, sirup dan makanan-makanan lain yang terlalu banyak karbohidrat. Karena semua akan berubah menjadi glukosa, energinya berlebihan. Untuk anak ADHD yang hiperaktif hal ini berpengaruh sebaiknya di kurangi yaa Bunda. 
Demikian pula di sampaikan oleh pakar gizi Jansen Ongko, MSc, RD. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis atau bergula dapat meningkatkan asupan energi anak. Satu sendok makan gula mengandung sekitar 50 kalori sehingga akan meningkatkan aktivitas anak, karena gula dapat memasuki aliran darah dengan cepat dan menciptakan peningkatan kadar gula darah yang signifikan.

Tubuh anak akan merespons kenaikan gula darah dengan mengirimkan hormon adrenalin yang mempromosikan aktivitas, oleh karena itu anak menjadi lebih aktif.
Akan tetapi gula rafinasi bukanlah satu-satunya makanan yang dapat meningkatkan aktivitas anak secara signifikan. Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana juga bisa memiliki efek yang sama pada tingkat aktivitas anak.

Artikel Lainnya

Selain stimulasi, nutrisi memegang peranan penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Sehingga, penting bagi orang tua memberi asupan dengan gizi seimbang pada si kecil. Hanya saja, dalam ke...

Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK., mengatakan bahwa sebenarnya bayi yang baru lahir sudah memiliki zat besi di dalam tubuhnya. Pemberian ASI eksklusif pada bayi  sudah memenuhi kebutuhan zat besi....

Daging sapi, daging ayam, dan ikan merupakan sumber protein yang lebih dikenal banyak orang tua. Padahal, senyawa protein bisa juga Bunda temukan dalam tumbuh-tumbuhan, yang disebut sebagai protein na...

Namun, jika anak masih terus ileran setelah usia 2 tahun, ini perlu diperhatikan karena pada usia tersebut sebagian besar anak sudah memiliki kemampuan menelan air liur dengan baik. Melansir laman ...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................