Pendidikan tentang seks tak hanya diperlukan setelah anak memasuki usia akil balik (masa praremaja, lho. Clara Kriswanto, psikolog Jagadnita Consulting, dalam bukunya Seks, Es Krim dan Kopi Susu, meng...
Senin, 22 Mei 2017 | 13:51 WIB Penulis : Erni Wulandari
Si kecil sudah mau genap satu tahun, tapi masih belum bisa lepas dari dot. Tiap kali Anda berusaha mengambil dot darinya, ia sontak protes, lalu menangis kencang. Ini jelas bukan perkara mudah, mengambil begitu saja sesuatu yang selama ini sudah membuat ia nyaman, Bun. Lebih lanjut, Ari Yunanto, penulis Buku Indonesia Menyusui, yang dilansir dari idai.or.id, menambahkan, dampak negatif dari penggunaan dot adalah penyapihan dini, peningkatan risiko infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernapasan, maupun otitis media akut (infeksi telinga bagian tengah). Coba hal-hal di bawah ini untuk membantu si kecil lepas dari dotnya, Bun.
Waktu Tepat
Tentukan waktu yang pas, yakni saat si kecil sehat secara fisik, serta merasa nyaman. Misalnya, hari Sabtu, sehingga Anda dan suami bisa menemani seharian. Hindari langsung merebut dot, namun berikan pengertian terlebih dahulu bahwa dot bisa merusak giginya, bila dipakai terlalu lama, dan ia harus segera beralih ke gelas untuk minum. Buatlah seperti sedang bermain, yakni batasi pemakaian dot, dan alihkan sedikit demi sedikit menggunakan gelas.
Gelas Favorit
Hampir tiap anak punya tokoh favorit. Belikan ia hadiah berupa gelas dengan gambar tokoh favorit, Bun. Ini bisa menarik perhatiannya. Pilih gelas yang ukuran serta materialnya sesuai untuk balita. Gelas yang memiliki dua pegangan dan bagian dasarnya lebih berat bisa dijadikan pilihan. Tapi bila si kecil belum terbiasa, Anda bisa memberikan ia sedotan.
Dot untuk Bayi
Kasih lihat gambar bayi yang minum susu dengan dot, lalu berikan pengertian bahwa dot hanya untuk bayi karena bayi belum bisa duduk dan mantap memegang gelas, sedangkan si kecil sudah besar dan mandiri. Tentu ia tidak ingin disamakan dengan adik bayi lagi, kan.
Tim Pendukung
Mungkin saja orang-orang di sekitar Anda tidak mengetahui rencana Anda untuk melepaskan si kecil dari dot. Mereka bisa membuat rencana Anda itu hancur berantakan. Beritahukan suami dan keluarga besar agar kompak mendukung si kecil bebas botol dot. Ini akan mempermudah Anda tetap konsisten mengenalkan gelas kepada si kecil.?
Contoh dari Teman
Anak cenderung semakin termotivasi ingin bisa segera menggunakan gelas, ketika teman-teman sebayanya sudah bisa minum dengan gelas. Selain contoh dari adik bayi, berikan juga foto maupun anak sebayanya yang minum dengan gelas.
Pujian Tulus
Si kecil sudah berusaha minum dari gelas, meskipun cara ia minum membuat baju dan lantai basah. “Tidak apa-apa, kamu hebat!” Berikan ia pujian secara tulus atas usahanya itu, Bun. Sebab, pujian membuat si kecil merasa dihargai, dan ia akan terpacu melakukannya lagi. Bila perlu, sesekali berikan ia reward, misalnya es krim di akhir pekan ini, sebab ia sudah berhasil melalui satu minggu tanpa dot.
Sumber : Ayahbunda
Pendidikan tentang seks tak hanya diperlukan setelah anak memasuki usia akil balik (masa praremaja, lho. Clara Kriswanto, psikolog Jagadnita Consulting, dalam bukunya Seks, Es Krim dan Kopi Susu, meng...
Cara Mencegah Sibling Rivalry Bagaimana sih cara mencegah sibling rivalry? Cara terbaik adalah dengan mempersiapkan si kakak untuk kehadiran adiknya yang akan segera lahir. Ya, tentu tak mudah...
Daging sapi, daging ayam, dan ikan merupakan sumber protein yang lebih dikenal banyak orang tua. Padahal, senyawa protein bisa juga Bunda temukan dalam tumbuh-tumbuhan, yang disebut sebagai protein na...
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik utama pada anak yang sifatnya kronis dan potensial mengganggu tumbuh kembang anak. Pada anak dikenal 2 jenis diabetes yang paling banyak dijumpai, y...
WhatsApp ×