Kecanduan perangkat digital sering kali mengganggu aktivitas fisik dan interaksi sosial anak, serta dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan mental mereka. Dengan meningkatnya akses ke berbagai...
Kamis, 20 Juni 2019 | 08:17 WIB Penulis : Erni Wulandari
Zaman sekarang, gadget adalah barang yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Tak terkecuali dengan Si Kecil, yang seringkali dapat hiburan dari bermain gadget. Menurut psikolog anak Najeela Shihab, ketika Moms membolehkan Si Kecol mengakses gadget, jangan pernah dibiarkan sendirian.
Moms harus menemani dan mendampingi Si Kecil, hal ini agar SI Kecil tidak menafsirkan informasi yang diterima dengan tidak jelas, atau Si Kecil mencari sendiri informasi yang didapatnya cuma sepotong.
"Internet itu kayak pasar, yang jualan dan yang beli di pasar itu banyak. Nah, Moms perlu temani Si Kecil agar Si Kecil tahu mana yang baik dan yang tidak,"
Lalu, bagaimana cara mencegah Si Kecil kecanduan gadget?
.
1. Adanya aturan yang dikomunikasikan atau disepakati Si Kecil. Waktu dan durasi yang diperbolehkan untuk bermain gadget.
2. Adanya pengawasan, gadget dalam penguasaan Moms sehingga Si Kecil minta izin jika akan menggunakannya.
3. Konsistensi penegakan aturan.
4. Adanya keteladanan Moms dalam penggunaan gagdet.
5. Saat Si Kecil mulai membuka gadget, disepakati sampai jarum panjang jam menunjuk angka berapa. Moms juga bisa mengenalkan Si Kecil tentang jam, cara membaca jam jika Si Kecil belum paham.
6. Peringatkan saat waktu bermain gadget sudah hampir habis (5 - 10 menit sebelumnya), sekaligus mengajarkan Si Kecil menghitung waktu.
7. Hukum Si Kecil dengan mengurangi waktu bermain gadget jika Si Kecil melakukan pelanggaran. Misalnya tidak mau mengaji, belajar dan sebaliknya.
Yang perlu Moms catat, larangan terhadap Si Kecil sebaiknya ada alternatifnya. Bisa dengan menyediakan mainan, buku, dan juga beri kesempatan pada SI Kecil untuk bergaul dengan teman sebayanya.
Sumber: Haibunda
Kecanduan perangkat digital sering kali mengganggu aktivitas fisik dan interaksi sosial anak, serta dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan mental mereka. Dengan meningkatnya akses ke berbagai...
Ketahui beberapa fakta anak pertama dalam artikel ini, yuk! Fakta-fakta anak pertama tersebut berkaitan dengan sifat dan karakteristik tertentu yang sering kali dianggap dimiliki oleh anak sulung, sep...
Jakarta - Tahukah Bunda, ASI pertama yang diberikan setelah kelahiran bayi memiliki manfaat yang sangat besar. ASI yang disebut dengan kolostrum ini dihasilkan dari kelenjar susu Bunda selam...
Jangan risau jika Si Kecil dilahirkan dengan rambut yang tak lebat, meski beberapa bayi lain justru sebaliknya. Pasalnya, membandingkan tumbuh kembang sang buah hati dengan lainnya tidak akan pernah a...