Jakarta – Kebanyakan ibu menggunakan alat pompa untuk menyediakan ASI selama bekerja. Sebenarnya, pemakaian pompa ASI sah-sah saja, asalkan ibu harus bisa menjaga kebersihan pompa ASI yang digun...

Senin, 15 Februari 2021 | 17:14 WIB Penulis :
Setiap orangtua pasti sangat senang ketika mereka memiliki bayi yang baru lahir. Tentu saja, semua kasih sayang akan dicurahkan padanya, orangtua juga senantiasa untuk menjaga sang bayi. Ketika bayi mengalami sakit atau perubahan fisik tertentu saja, pasti banyak orangtua yang merasa cemas. Salah satu yan sering dicemaskan adalah kulit bayi mengelupas. Sebenarnya, apa yang penyebabnya?Apa yang harus orangtua lakukan?
Sebenarnya, ketika Anda melihat kulit mengelupas pada bayi yang baru lahir, Anda tak perlu cemas. Pasalnya, hal ini wajar terjadi pada setiap bayi yang baru lahir. Mengelupasnya kulit ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, masing-masing bayi akan berbeda. Dari tangan, telapak kaki, hingga pergelangan kaki, bisa terkelupas kulitnya.
Kulit bayi yang baru lahir memang sensitif dan rentan mengalami gangguan atau bermasalah bila ada pemicunya. Namun, bukan hal ini yang menyebabkan pengelupasan pada minggu pertama bayi. Kondisi ini disebabkan karena lapisan kulit terluar bayi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung di dalam kandungan mulai terkelupas.
Ya, lapisan kulit ini disebut dengan vernix. Jadi, ketika masih di dalam kandungan, bayi kan dilapisi dengan lapisan yang berguna melindungi kulit bayi di dalam air ketuban. Pada saat lahir, lapisan ini memang akan hilang tapi tak semuanya. Sisanya akan lepas dengan sendirinya seiring berjalannya waktu setelah sang bayi lahir. Maka dari itu, selama sekitar 1 bulan akan tampak pengelupasan kulit.
Meskipun kulit bayi mengelupas ini adalah hal yang normal, sebaiknya Anda tetap memberikan perawatan. Hal ini untuk mencegah bagian lain yang sehat, ikut mengelupas. Berikut tips untuk mencegah kulit bayi kering dan kemudian semakin banyak yang mengelupas:
Sebenarnya, tak semua kulit bayi mengelupas itu normal, terkadang hal ini memang disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti eksim atau bahkan alergi. Namun, biasanya gangguan kulit tersebut disertai dengan gejala kulit lain seperti kulit memerah. Bila hal ini terjadi, maka segera bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksakan lebih lanjut.
Source: hellosehat.com
Jakarta – Kebanyakan ibu menggunakan alat pompa untuk menyediakan ASI selama bekerja. Sebenarnya, pemakaian pompa ASI sah-sah saja, asalkan ibu harus bisa menjaga kebersihan pompa ASI yang digun...
Apa itu pityriasis alba? Pityriasis alba (pitiriasis alba) adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak bersisik berwarna merah muda atau keputihan. ‘Pityriasis’ sendiri ...
Tidak hanya untuk para orang dewasa yang ingin bertemu keluarga, lebaran juga merupakan momen yang menyenangkan untuk anak-anak. Saat lebaran, mereka bisa menggunakan baju baru, bertemu sanak saudara,...
Skincare selama ini identik dengan produk perawatan untuk perempuan dewasa. Padahal sejak lahir, bayi memiliki kulit yang juga perlu dirawat. Jadi bukan hanya Mama yang perlu pakai skincare, bayi mama...
WhatsApp ×