Purebaby adalah brand yang menciptakan produk bayi yang dikembangkan dengan standart formulasi terbaik “Pharmaceutical Formulation” yang lebih teruji keamanannya dan keefektifitasannya den...

Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:58 WIB Penulis : Erni Wulandari
Sayur dan buah merupakan sumber vitamin dan mineral terbaik. Sayangnya, karena proses pencucian, penyimpanan dan pengolahan yang kurang tepat, nutrisi yang ada menjadi mudah hilang.
Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara tepat mengolah sayur dan buah, supaya nutrisinya tetap terjaga. Seperti apa? Dikatakan oleh dr Verawati S., SpGK atau dr Vera dari RS Kemang Medical Care (KMC), ada beberapa langkah yang perlu dilakukan saat baru saja membeli sayur dan buah, yang kemudian hendak disimpan.
"Pertama cek, cuci bersih, lalu dipisahkan sesuai penggunaan. Ingat ya, cucinya jangan direndam di baskom, tapi dibilas di air mengalir. Saat memotong-motong, gunakan talenan yang berbeda dengan talenan untuk memotong daging.
Rendam sayur yang sudah dicuci dan dipotong dalam air bersih selama satu jam, dikeringkan, lalu dimasukkan ke dalam lemari es. "Jangan baru beli langsung dimasukkan ke dalam kulkas, lalu dicucinya baru pas mau dimasak. Cuci dulu baru disimpan di dalam kulkas.
Cara membersihkan buah yang dianjurkan oleh pakar gizi lainnya, Jansen Ongko, MSc, RD, Jansen adalah dengan mencucinya menggunakan air mengalir. Boleh juga jika Anda memilih untuk menggunakan sabun khusus untuk membersihkan buah dan sayur. Asalkan setelah itu pastikan Anda membilasnya sampai bersih. Jangan lupa digosok-gosok kulitnya saat mencuci.
Untuk proses pengolahan, dr Vera menuturkan bahwa retensi vitamin berkurang pada proses pemasakan yang terlalu panas dalam jangka waktu lama. Misalnya direbus terlalu lama dan digoreng.
"Lebih baik dikukus. Untuk makanan pendamping ASI (MPASI) juga begitu, dikukus lalu diblender. Semua proses pemasakan memang bikin boros vitamin keluar, tapi saya lebih menganjurkan proses masaknya dikukus.
Sumber : health.detik.com
Purebaby adalah brand yang menciptakan produk bayi yang dikembangkan dengan standart formulasi terbaik “Pharmaceutical Formulation” yang lebih teruji keamanannya dan keefektifitasannya den...
Makan pepaya selama hamil Melansir dari Indian Express, pepaya tetap boleh dikonsumsi selama kehamilan. Namun, pepaya ini sudah benar-benar matang ya. Pepaya yang setengah matang atau menta...
1. Pemberian ASI Terlalu Banyak Bayi yang minum ASI terlalu banyak bisa membuat si Kecil kekenyangan sehingga memicu muntah setelah menyusu. Ini dikarenakan kapasitas lambung bayi masih sa...
Bermain dalam posisi duduk Di usia 6-9 bulan, otot-otot leher dan tangan bayi sudah semakin kuat. Untuk membantu bayi mempertahankan keseimbangan duduknya, MomDad bisa meletakkan mainan di depannya...
WhatsApp ×