Ibu mungkin berpikir bahwa memberikan air putih untuk bayi bisa menjadi selingan selain ASI eksklusif. Sebagi contoh, saat bayi terbangun tengah malam tetapi persediaan ASI perah sedang kosong dan ...

Senin, 01 September 2025 | 16:35 WIB Penulis :
Secara alami hamil kembar relatif lebih berpeluang terjadi pada pasien dengan riwayat keturunan kembar. Selain itu, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peluang wanita hamil kembar, yaitu ras, keturunan, usia ibu, jumlah persalinan sebelumnya, nutrisi, dan pasien yang menjalani terapi reproduksi berbantu seperti inseminasi dan bayi tabung.
Fakta – fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang di antaranya :
1. Kembar Identik
Kembar identik terjadi saat satu sel telur bertemu dengan satu sperma, kemudian membelah dua, dan mereka akan menjadi janin yang kembar dua dan identik. Begitu juga seterusnya, jika salah satu telur membelah lagi, maka akan menjadi kembar tiga identik. Jenis kelaminnya pun akan sama. Tiga kelahiran kembar identik terjadi dari 1000 kelahiran bayi yang hidup.
2. Kembar Fraternal
Kehamilan janin kembar fraternal atau kembar tidak identik terjadi saat perempuan mengeluarkan dua sel telur dari ovariumnya saat masa subur. Masing – masing telur akan dibuahi sperma yang berbeda, hal ini lah yang akan menyebabkan terjadinya kehamilan kembar fraternal. Bayi – bayi kembar fraternal mempunyai tampilan fisik yang berbeda, meski dari orangtua yang sama. Jika dibandingkan dengan kehamilan kembar identik, kehamilan kembar fraternal lebih banyak terjadi.
3. Memiliki Ikatan Batin yang Kuat
Sering kita dengar bahwa anak kembar mempunyai ikatan batin yang kuat satu sama lainnya. Ternyata hal ini terjadi sejak awal kehamilan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa di minggu ke 14 kehamilan, janin kembar dua sudah melakukan gerakan yang disengaja antara satu dengan yang lainnya, seperti ada interaksi dianatara mereka. Namun, untuk kehamilan kembar tiga atau lebih, masih diperlukan penelitian lebh lanjut.
4. Mayoritas Dilahirkan Melalui Operasi Caesar
Enam dari sepuluh kehamilan kembar akan melalui proses persalinan secara caesar. Metode ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan ibu dan bayinya. Apalagi jika kehamilannya mempunyai lebih dari dua bayi, bahkan dalam jumlah yang lebih banyak. Sebab melahirkan bayi kembar mempunyai banyak risiko, terutama pada kehamilan kembar identik.
5. Menjalani Terapi Kesuburan Berpeluang Hamil Bayi Kembar
Beberapa perempuan berpeluang hamil bayi kembar, meski tidak ada keturunan gen kembar. Salah satu faktor yang mempengaruhi peluang itu adalah pengobatan kesuburan pada perempuan yang sulit hamil. Dokter akan memberikan obat agar ovarium melepaskan lebih banyak telur, jadi selain meningkatkan kemungkinan hamil, juga berpeluang hamil kembar fraternal.
6. Peluang Kembar Meningkat pada Program Bayi Tabung
Beberapa pasangan yang mengikuti program bayi tabung (in vitro fertilization) berhasil melahirkan bayi kembar. Prosedur ini dimulai dengan dokter yang akan mengambil sel telur perempuan yang akan dibuahi sperma di luar rahim dan memasukkannya kembali. Dalam prosesnya dokter akan memasukkan lebih dari dua embrio untuk meningkatkan peluang hamil. Kondisi ini yang membuat pasangan program bayi tabung berpeluang hamil bayi kembar.
7. Perempuan di atas 30 Tahun Berpeluang Hamil Bayi Kembar
Lebih dari 35% perempuan berusia di atas 30 tahun di Amerika melahirkan bayi kembar. Sebab pada usia ini tubuh mereka lebih banyak mengandung FSH dibandingkan perempuan usia lebih muda. Kandungan FSH yang tinggi membuat tubuh perempuan melepaskan sel telur lebih dari satu dalam satu siklus menstruasi.
8. Faktor Etnis Pengaruhi Peluang Hamil Bayi Kembar
Etnis juga mempengaruhi peluang bayi kembar di suatu negara. Seperti kehamilan bayi kembar fraternal yang banyak dialami oleh etnis Afrika. Sedangkan di Eropa Barat, peluang hamil bayi kembar terjadi setiap 1 dari 60 kehamilan, dan di Nigeria terjadi pada 1 dari 20 – 30 kehamilan. Sementara perempuan Asia berpeluang paling kecil hamil bayi kembar. Hal ini diduga disebabkan oleh faktor pola makan dan lingkungan.
9. Tubuh Tinggi dan Besar Lebih Berpeluang Hamil Bayi Kembar
Seorang ahli kandungan dari Long Island Jewish Medical Center, New York, menuliskan hasil studinya bahwa perempuan yang melahirkan bayi kembar, tinggi badannya lebih dari 165 cm dan lebih tinggi 3 cm dari perempuan pada umumnya. Perempuan bertubuh tinggi punya kandungan IGF atau protein pertumbuhan yang mampu meningkatkan sensitivitas ovarium untuk melepas lebih dari satu sel telur.
10. Sering Konsumsi Susu Meningkatkan Peluang Hamil Bayi Kembar
Sebuah studi menyatakan bahwa perempuan yang sering minum susu atau produk berbahan susu berpeluang hamil kembar. Beberapa ahli berpikir minum susu membuat tubuh memiliki banyak IGF yang merangsang ovarium melepaskan telur lebih dari satu.
11. Genetik Pengaruhi Peluang Hamil Bayi Kembar
Kamu berpeluang lebih besar hamil anak kembar jika memiliki genetik atau keturunan kehamilan bayi kembar. Sebab kemampuan perempuan menghasilkan sel telur lebih dari satu diturunkan pada anak perempuannya.
12. Kebanyakan Bayi Kembar Lahir Prematur
Kelahiran prematur pada bayi kembar memang sering terjadi. The March of Dimes melaporkan semakin banyak jumlah bayi kembar dalam kandungan, semakin tinggi risiko melahirkan prematur. Umumnya bayi kembar dua akan lahir pada minggu ke 34 – 36 usia kehamilan, sedangkan kembar tiga lahir pada minggu ke 32 – 36 usia kehamilan.
13. Kehamilan Kembar Berisiko Pre-Eklampsia
Pra-eklampsia adalah kondisi tekanan darah ibu hamil yang meningkat. Hal ini bisa terjadi pada kehamilan tunggal, tapi kehamilan kembar lebih berpotensi 10 – 15%. Pre-eklampsia sangat berbahaya bagi ibu dan janin, hal ini juga menyebabkan kehamilan bayi kembar lahir prematur.
14. Membutuhkan Asam Folat yang Lebih Banyak
Ibu hamil bayi kembar mungkin membutuhkan lebih banyak asam folat untuk membantu mencegah cacat lahir. Asam folat diketahui bermanfaat untuk mengurangi risiko cacat lahir tabung saraf, seperti risiko terjadinya spina bifida.
15. Lebih Berisiko Terkena Diabetes Gestasional
Risiko diabetes gestasional akan lebih tinggi pada kehamilan kembar. Diabetes gestasional adalah diabetes yang muncul saat hamil, yang menyebabkan kenaikan gula darah dan dapat mempengaruhi kehamilan serta kesehatan bayi yang dikandung. Pada diabetes gestasional biasanya gula darah akan kembali normal segera setelah ibu melahirkan. Tapi umumnya, ia akan berisiko mengalami diabetes tipe 2 nantinya.
Source :generasipeneliti.id
Ibu mungkin berpikir bahwa memberikan air putih untuk bayi bisa menjadi selingan selain ASI eksklusif. Sebagi contoh, saat bayi terbangun tengah malam tetapi persediaan ASI perah sedang kosong dan ...
Memasuki usia 6 bulan, Moms harus bersiap karena Si Kecil sudah mulai tumbuh gigi. Moms mungkin ingin memberikan teether untuk bayi. Menurut American Academy of Pediatrics, periode tumbuh gigi...
Pada saat anak sakit, pikiran kuatir menjadi hal yang akan dialami oleh orang tua. Apalagi jika suhu anak meninggi dan demam, terlebih jika demam disertai dengan kejang-kejang. Demam kejang biasa terj...
Menjelang proses persalinan, banyak perlengkapan bayi yang harus dipersiapkan oleh ibu. Mulai dari baju bayi, perlengkapan mandi, gendongan, popok, dan juga alat-alat tidur seperti kasur dan bantal ba...
WhatsApp ×