Setelah operasi selesai dan Mama pulang, ada banyak hal yang harus Mama perhatikan agar luka tersebut terawat dengan benar. Beberapa hal yang Mama perlu lakukan adalah: 1. Menjaga Diri Mama Sendiri...

Selasa, 11 Oktober 2016 | 17:18 WIB Penulis : Erni Wulandari
Pada saat anak sakit, pikiran kuatir menjadi hal yang akan dialami oleh orang tua. Apalagi jika suhu anak meninggi dan demam, terlebih jika demam disertai dengan kejang-kejang. Demam kejang biasa terjadi pada sebagian anak.
Sekitar 5% anak dari usia 6 bulan sampai 6 tahun mengalami hal ini, terutama jika orangtua memiliki riwayat kejang demam serupa sewaktu kecil. Anak yang mengalami kejang tentu akan membuat panik orang tua. Apa yang harus dilakukan apabila anak mengalami demam kejang?
Kejang demam adalah kejamg yang terjadi ketika seorang bayi atau anak mengalami demam yang bukan disebabkan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang pada anak perlu mendapat perhatian karena kejang dapat terjadi berulang kali dan membahayakan. Jika anak terlalu sering mengalami kejang demam, hal ini dapat merusak sel-sel otak pada anak.
Berikut ini beberapa tips yang sudah terbukti untuk menghadapi anak kejang:
Sumber : parents.co.id
Setelah operasi selesai dan Mama pulang, ada banyak hal yang harus Mama perhatikan agar luka tersebut terawat dengan benar. Beberapa hal yang Mama perlu lakukan adalah: 1. Menjaga Diri Mama Sendiri...
Sekitar 43 persen bayi di Indonesia mengalami ruam popok, mulai dari kadar ringan sampai berat. Hal ini menjadikan kulit di sekitar bokong dan paha dalam bayi terlihat kemerah-merahan. Dalam keadaan p...
Orang tua pasti punya naluri untuk selalu melindungi anaknya, terutama yang masih balita. Saking besarnya naluri itu, sebagian bahkan selalu memakaikan alas kaki ketika si Kecil bermain. Padahal, ada ...
Di awal tahapan MPASI, kadang si Kecil membuat Mama bingung dengan menolak makan. Hal ini wajar terjadi karena bayi masih menyesuaikan diri dari peralihan tekstur makanan cair ke padat. Bisa...
WhatsApp ×