Mengenal Preeklampsia Pada Ibu Hamil

Jumat, 07 Januari 2022 | 12:42 WIB Penulis :


Keracunan kehamilan adalah istilah yang tadinya digunakan untuk menyebut preeklampsia pada ibu hamil, atau juga bisa disebut eklampsia.

Kondisi ini dialami oleh sebagian besar ibu hamil, bersalin, dan dalam masa nifas, dan biasanya dimulai pada sekitar dua bulan kehamilan.

Sejauh ini berbagai penelitian belum menemukan penyebab preeklampsia pada ibu hamil secara pasti dan gejalanya sering kali juga tidak terasa. Bahayanya, kondisi ini lebih berisiko terjadi pada sebagian ibu hamil.

Berikut ini adalah rangkuman seputar informasi mengenai preeklampsia pada ibu hamil. 

 

Pengertian Preeklampsia pada Ibu Hamil

Melansir National Health Service, keracunan kehamilan (preeklampsia dan eklampsia) adalah suatu kondisi yang berpotensi berbahaya dan dapat berkembang dengan sendirinya pada wanita hamil.

Preeklampsia pada ibu hamil terdiri dari tiga tanda:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Protein urine (proteinuria)
  • Pembengkakan cairan dalam tubuh (edema)

Preeklampsia pada ibu hamil sering kali disertai komplikasi kehamilan dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain. Preeklampsia biasanya berkembang setelah 20 minggu (trimester kedua) kehamilan, dimana justru pada ibu hamil dengan tekanan darah telah normal.

Terkadang beberapa dari mereka tidak menunjukkan tanda-tanda kelainan vaskular atau hipertensi sebelumnya. Bahkan sedikit saja kenaikan tekanan darah pada ibu hamil bisa menjadi salah satu ciri-ciri preeklampsia.

Jika tidak diobati, preeklampsia pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan fatal selama kehamilan.

Jika Moms didiagnosis dengan preeklampsia terlalu dini, sebaiknya hindari risiko tersebut dengan tindakan pencegahan sebagaimana mestinya.

 

Source: https://www.orami.co.id/

Artikel Lainnya

Apa itu pityriasis alba? Pityriasis alba (pitiriasis alba) adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak bersisik berwarna merah muda atau keputihan. ‘Pityriasis’ sendiri ...

Banyak ibu mencampur ASI dengan susu formula (sufor) untuk bayinya dengan berbagai alasan tertentu di masa menyusui. Pemberian ASI campur susu formula (sufor) ini artinya dilakukan secara bergantian d...

Berada dalam masa eskplorasi tak jarang membuat anak-anak, terutama balita, menempelkan dan memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya. Hati-hati. Jika orang tua atau pengasuh tidak mengawasi dengan ...

Moms mungkin pernah merasa panik ketika kulit bayi menimbulkan ruam merah atau diare setelah diberikan susu formula untuk pertama kali. Kondisi ini bisa jadi ciri-ciri bayi alergi susu sapi, Moms. ...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................