Mengapa Bayi Sering Mengantuk?

Rabu, 02 Maret 2022 | 15:56 WIB Penulis :


Apakah bayi Anda suka menguap, Moms? Lucu, ya! Menguap memang sering dikaitkan dengan rasa kantuk. Tapi apakah hal ini berlaku juga untuk bayi? Apalagi kalau mengingat bayi lebih banyak menghabiskan waktunya dalam satu hari untuk tidur.

Menurut penelitian yang dikutip dari laman Parenting First Cry, semua orang menguap beberapa kali dalam sehari, begitu juga bayi. Sehingga faktanya, menguap adalah tanda kalau bayi Anda sehat.

"Menguap adalah respon natural dari rasa lelah, sulit tidur. Ketika bayi menguap, ia benapas dalam-dalam dengan mulut terbuka. Dengan melakukan itu, ia mengisi paru-parunya dengan udara. Bayi juga mulai menguap sejak di dalam rahim, sejak berusia 11 minggu yang dapat terlihat dalam sonografi," jelas Dr S P Senthil Kumar, seorang dokter anak di Columbia Asia Hospitals India, mengutip dari Parent Circle.

Ia juga menambahkan, seperti halnya orang dewasa, bayi juga menguap ketika mereka capek atau mengantuk. Orang dewasa juga suka menguap ketika sedang bosan, begitupun juga dengan bayi.

Ketika menguap, seringkali disertai dengan mata berair dan suara mendesah. Di balik hal itu, ketika menguap sebenarnya sedang mendinginkan atau memberi oksigen pada otak, menurut studi terbaru.

"Tidak perlu khawatir berlebihan. Yang perlu diingat orang tua adalah bayi dapat menguap meski ia sebenarnya tidak mengantuk dan mereka bisa saja mengantuk tanpa menguap," tambahnya.

Adalah penting tetap menjaganya agar mendapat jam tidur yang cukup, yaitu 12-14 jam per hari maka hal ini bisa menghindarkan ia dari menguap terus dan mengantuk, Moms.

Bila si kecil menguap terus dalam beberapa bulan pertama, kemungkinan ia mendapat stimulasi yang berlebihan.

Mungkinkah menguap bisa jadi pertanda masalah kesehatan? Jawabnya mungkin saja, meski kasusnya terbilang jarang, Moms! Ini terjadi bila bayi menguap lebih dari satu kali dalam satu menit. Bila sebelumnya Anda menyadari ia kelelahan dan kurang tidur, maka itu masih tergolong normal.

Tapi bila bukan hal itu pencetusnya, bawalah ia ke dokter karena kemungkinan bayi mengalami gangguan tidur, epilepsi, masalah pada jantung maupun masalah pada perilaku ADHD / ADD.

 

Source: kumparan.com

Artikel Lainnya

Kapan bayi bisa duduk dan merangkak? Setiap bayi mempelajari hal baru setiap harinya, mereka berkembang begitu cepat. Menurut Help Me Grow Minnesota, sebelum bisa duduk atau merangkak, bayi me...

Berjalan merupakan salah satu tonggak perkembangan motorik kasar yang penting bagi bayi. Lalu, sebenarnya umur berapa bayi bisa berjalan? Setiap anak berkembang dengan unik, mom. Si kecil tentu mem...

Bagi seorang wanita yang sedang mengandung akan mengalami perubahan tubuh pada dada, perut dan pinggul yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kandungan. Akan tetapi pada saat setelah m...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................