Melatih anak berpuasa termasuk tugas penting bagi orangtua muslim. Namun, hal ini tidaklah mudah karena cara mengajarkan anak puasa perlu dilakukan dengan sabar supaya anak memahami manfaat dan arti i...
Jumat, 17 Juni 2022 | 11:06 WIB Penulis :
Mau memberikan popsicle ASI pada bayi? Tahan dulu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikannya kepada bayi Anda.
Masa tumbuh gigi bayi bisa sangat menantang bagi para orang tua. Mereka biasanya akan rewel, tidak nafsu makan, hingga demam. Nah, popsicle ASI dapat digunakan untuk meredakan beberapa gejalanya. Anda tertarik? Intip dulu beberapa hal yang perlu diperhatikan ini, ya!
Menurut dr. Devia Irine Putri, popsicle ASI sebenarnya adalah ASI perah yang dicetak di alat es popsicle.
Suhu popsicle yang sedingin es dapat membantu bayi terbebas sakit akibat gusi bengkak saat tumbuh gigi.
Mudahnya, Anda membuat es krim dari ASI perah. Ya, layaknya Anda membuat es krim dengan berbagai rasa menggunakan cetakan di lemari es.
"Popsicle ASI tersebut bisa diisap-isap bayi kalau lagi tumbuh gigi. Nah, karena ada efek dingin, popsicle ASI bisa meredakan nyeri karena gusi yang bengkak," kata dr. Devia Irine.
Karena menggunakan ASI dari ibunya sendiri, tidak ada kemungkinan alergi makanan atau sensitivitas bahan kimia dari sang bayi.
Jadi, selain menghilangkan rasa sakit, popsicle ASI pun tetap aman untuk diberikan kepada anak Anda.
Kalau Anda mau berkreasi dengan ASI, termasuk membuat es popsicle dengan ASI, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Ingat ya, jangan hanya ikut-ikutan tren, tetap utamakan keselamatan dan kesehatan si Kecil.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan jika ingin memberikan ASI popsicle menurut dr. Devia Irine:
Sebaiknya Anda menggunakan ASI fresh atau yang baru diperah. Sebab, perubahan suhu dari dingin, normal, lalu dingin lagi malah merusak kandungan gizi ASI.
Kebersihan alat cetak tak kalah penting harus diperhatikan. “Utamakan kebersihan wadah cetak popsicle ASI. Jangan lupa dicuci alat cetaknya," pesan dr. Devia Irine.
Anda juga bisa mencampur popsicle ASI dengan buah lain yang sudah dikenal bayi. Misalnya, pisang, alpukat, atau pepaya. Pastikan Anda sudah menghaluskan buah-buahan ini.
Potongan besar buah atau sayuran beku bisa menjadi berbahaya karena berisiko tersedak untuk bayi.
Saat penyimpanan di freezer, pastikan wadah es tertutup dengan rapat dan tidak bercampur dengan bahan makanan lainnya. Ingat, ada banyak bakteri merugikan di dalam lemari es. Tetap waspada, ya!
Sekarang Anda tertarik membuat popsicle ASI buat si Kecil? Nah, tidak ada salahnya Anda mulai bereksperimen.
Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah memilih cetakan es pas di mulut bayi. Ukuran yang terlalu besar akan menyulitkannya untuk memasukkan ke dalam mulut.
Selanjutnya, pilih bahan-bahan apa yang mau dimasukkan ke dalamnya. Misalnya, buah alpukat dan pir.
Cukup mudah ya membuat popsicle ASI! Tak ada salahnya Anda memberikan ini pada si Kecil untuk membantu peradangan gusi saat tumbuh gigi. Variasikan buah-buahan di dalamnya agar anak tidak bosan.
Source: www.klikdokter.com
Melatih anak berpuasa termasuk tugas penting bagi orangtua muslim. Namun, hal ini tidaklah mudah karena cara mengajarkan anak puasa perlu dilakukan dengan sabar supaya anak memahami manfaat dan arti i...
Batuk pada bayi seringkali membuat orang tua khawatir. Kondisi yang kadang membuat si Kecil rewel ini umumnya adalah gejala yang menandakan terjadinya infeksi virus atau bakteri, tergantung dari ...
Cara menghitung kontraksi berguna untuk mengetahui kapan Anda harus segera ke rumah sakit. Bahkan, perhitungan kontraksi membantu Anda untuk mendeteksi kemungkinan persalinan prematur.Kontraksi ada...
Saat memasuki usia 6 bulan, bayi akan menghadapi periode baru dalam hidupnya. Usia 6 bulan menandakan tibanya masa untuk mulai diperkenalkan pada makanan padat pertama. Demi kelancaran transisi dari m...