Penyebab Bayi Berkeringat Saat Tidur

Selasa, 13 September 2022 | 12:01 WIB Penulis :


Apakah si Kecil selalu berkeringat ketika tidur? Anak saya juga sering mengalami hal yang sama dan sempat membuat saya khawatir, Bu. Saya pun mulai mencari berbagai informasi seputar bayi mengalami keringat berlebih saat tidur dan baru tahu bahwa kondisi ini sangat umum terjadi pada anak-anak. Menurut dokter anak dan penulis buku Baby and Child Health: The Essential Guide From Birth to 11 Years, Jennifer Shu, anak kecil lebih mudah mengeluarkan keringat saat tidur, ketimbang orang dewasa. Mengapa begitu? Berikut ini alasannya, Bu!

 

1.  Memasuki Fase Tidur Lelap

Bu, berbeda dengan orang dewasa, ketika sedang tidur si Kecil umumnya akan memasuki fase tidur lelap atau deep sleep. Nah, ketika memasuki fase tidur ini, ia jadi jarang bergerak untuk mengubah posisi tidurnya. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan si Kecil mengeluarkan banyak keringat ketika tidur.

2. Kelenjar Keringat di Kepala

Ketika mencari informasi soal masalah bayi berkeringat saat tidur ini, saya banyak mengunjungi situs online yang membahas soal informasi anak, Bu. Beberapa artikel yang saya temukan menjelaskan bahwa kelenjar keringat anak-anak ternyata berada pada area kepalanya. Hal inilah yang menyebabkan sering kali hanya kepala si Kecil yang penuh dengan keringat.

3. Sistem Saraf Belum Sempurna

Bayi memiliki sistem saraf yang belum sempurna. Padahal, sistem saraf tersebut berfungsi dalam mengendalikan suhu tubuh. Oleh karenanya, bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya yang dapat berpengaruh terhadap produksi keringatnya. Hal ini pun menyebabkan ia sering berkeringat saat tidur.

4. Merasa Gerah Akibat Banyak Selimut

Banyak orang tua yang beranggapan bahwa bayi lebih mudah kedinginan, sehingga saat tidur bayi akan dibedong rapat atau diberi selimut yang tebal dan berlapis-lapis. Akibatnya, bayi justru menjadi merasa kegerahan dan muncul keringat berlebih. Jadi sebaiknya berikan satu lembar selimut saja atau cukup pakaian berlengan panjang saja.

 

Source : https://www.ibudanbalita.com/

Artikel Lainnya

Sejumlah organisasi kesehatan seperti American Academy of Pediatrics (AAP) dan World Health Organization (WHO) merekomendasikan usia 6 bulan karena di usia ini  bayi sudah memiliki kema...

  Imunisasi dasar ada 5 jenis yaitu imunisasi hepatitis B, imunisasi polio, imunisasi BCG, imunisasi DPT, dan imunisasi campak. Dari kelima jenis imunisasi tersebut, hanya imunisasi DPT (Difte...

Ketika lidah putih terjadi pada bayi, Moms mungkin akan khawatir. Namun, yang perlu diketahui adalah kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari endapan susu hingga infeksi susu. Lalu...

Bagaimana Membedakan Picky Eater dan Anak dengan Kondisi SFA?   Anak dengan kondisi pilih-pilih makanan yang ekstrem memang hanya bisa menerima variasi makanan yang lebih sedikit. Namun jik...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................