Dalam membesarkan anak, terkadang Moms merasa seperti berada dalam sebuah kompetisi dengan para ibu lainnya. Tak jarang kompetisi ini malah berujung membuat Moms saling mempermalukan antar ibu-ibu....

Jumat, 10 Februari 2017 | 11:17 WIB Penulis : Erni Wulandari
Ruam popok sering terjadi pada bayi. Meski umum terjadi, jangan menganggapnya sepele ya Bunda, Karena ruam dapat berkembang menjadi infeksi.
Ruam popok pada kulit sensitif bayi kerap terjadi. Jika area penggunaan popok pada pantat bayi Anda terlihat merah dan iritasi, besar kemungkinan ia mengalami ruam popok.
Selain berwarna kemerahan, tanda lainnya juga kulit sedikit bengkak dan hangat ketika disentuh. Ruam yang terjadi bisa ringan – berupa bintik-bintik merah pada area yang kecil, atau cukup parah berupa benjolan merah yang menyebar hingga ke perut dan paha bayi.
Ruam popok sebenarnya bukan semata-mata kesalahan dalam penggunaan popok, baik itu popok sekali pakai atau popok kain. Tapi juga bisa karena reaksi alergi pada jenis makanan baru, atau iritasi karena pipisnya sendiri.
Beberapa penyebab ruam popok antara lain:
Cara mengatasi ruam popok pada bayi ;
Mengatasi ruam popok pada bayi membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Umumnya, jika ditangani dengan baik ruam akan sembuh dan menghilang dalam 3-4 hari.
Namun segera hubungi dokter jika ruam tampak semakin buruk dan menjadi infeksi. Tandanya berupa lecet parah, muncul bintil-bintil berisi nanah, atau seperti luka yang terbuka.
Juga hubungi dokter jika anak menjadi demam atau ruamnya tidak hilang setelah beberapa perawatan yang bisa dilakukan di rumah ini:
Selain cara-cara di atas. Hindari juga penggunaan detergen yang mengandung wewangian ketika mencuci popok kain dan baju bayi. Gunakan air panas dan bilas dua kali sebelum menjemur.
Ketika memperkenalkan MPASI pada bayi, berikan satu jenis makanan saja setiap kali makan. Dan ulangi hanya pemberian makanan tersebut selama 2-3 hari, untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang timbul.
Sumber : theAsianparentindonesia
Dalam membesarkan anak, terkadang Moms merasa seperti berada dalam sebuah kompetisi dengan para ibu lainnya. Tak jarang kompetisi ini malah berujung membuat Moms saling mempermalukan antar ibu-ibu....
SIDS umumnya terjadi saat bayi sedang tidur akibat tidak mendapatkan cukup oksigen. Hal ini bisa dipicu oleh beragam faktor, mulai dari posisi tidur bayi hingga kondisi fisik bayi yang belum mencapai ...
Baby walker sering dipilih sebagai alat belajar jalan bayi. Namun, apakah alat ini benar-benar bermanfaat untuk hal tersebut? Yuk, cari tahu faktanya Salah satu alat bantu yang sering dipilih untuk...
Di masa transisinya, si kecil terlihat senang membenturkan kepalanya. Apalagi ketika Anda tidak memberikan apa yang ia minta atau memberikan larangan saat ia bermain, ia akan semakin melakukannya. Ter...
WhatsApp ×