Mengatasi Kerak Kepala pada si Kecil

Senin, 13 Februari 2017 | 14:12 WIB Penulis : Erni Wulandari


Bayi yang baru lahir biasanya memiliki cradle crap atau kerak kepala di dahinya. Di dalam istilah kedokteran, kondisi ini disebut sebagai seborrheic dermatitis. Kerak kepala sebenarnya dipengaruhi oleh hormon Bunda yang mengakibatkan produksi minyak berlebih pada jaringan kulit si kecil sehingga muncul lah lapisan putih kekuningan bersisik dan berminyak di dahi serta bagian atas kepala si kecil. Namun, Bunda tak perlu khawatir karena kondisi ini bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya seiring berkurangnya kadar hormon Bunda di dalam tubuh si kecil, dan biasanya kondisi ini berlangsung hingga si kecil berusia 8-12 bulan. Untuk mengatasinya, Bunda dapat menggunakan baby oil untuk dioleskan pada kulit kepala si kecil yang berkerak.

Membersihkan kerak kepala si kecil perlu dilakukan karena jika dibiarkan dapat membuat gatal dan mengganggu pertumbuhan rambutnya, serta dapat menganggu penampilan si kecil. Di bawah ini ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi kerak kepala si kecil, antara lain:

  1. Oleskan baby oil pada kulit kepala si kecil yang berkerak sambil dipijat perlahan. Setelah itu, biarkan selama kurang lebih 12 jam atau semalaman agar kerak melunak sehingga mudah dibersihkan. Bunda dapat membersihkan keraknya ketika si kecil sedang tertidur.
  2. Sisirlah rambut si kecil secara perlahan dengan menggunakan sisir bayi yang halus untuk mengangkat kerak kepala yang mengelupas. Lakukanlah secara perlahan dan hati-hati agar tidak terjadi infeksi pada kulit kepala si kecil. Hindari mengangkat kerak kepala secara paksa saat kondisi kerak masih kering karena jika kulit kepala si kecil terluka, dapat mengakibatkan infeksi.
  3. Setelah itu, bersihkanlah rambut dan kulit kepala si kecil dengan sampo bayi dan air hangat. Cuci sambil dipijat secara perlahan dan bilaslah hingga bersih.
  4. Sebagai alternatif baby oil, Bunda juga bisa gunakan hair lotion khusus bayi untuk melunakkan kerak di kepala si kecil.

Apabila terdapat tanda-tanda infeksi seperti muncul ruam merah di kulit kepala si kecil, segeralah bawa ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan agar rambut si kecil digunting pada bagian kulit kepala tersebut dan memberikan salep antibiotik. Jika ternyata masih ada kerak di kepala si kecil, Bunda dapat mengulangi beberapa cara di atas, dan ingatlah untuk menggunakan produk bayi saja saat melakukannya.

Sumber:

www.ayahbunda.co.id

www.parenting.co.id

Artikel Lainnya

Makanan yang dikonsumsi ibu hamil agar kulit bayi putih Sebagai cara memutihkan kulit bayi, seorang ibu bisa mengonsumsi makanan tertentu selama masa kehamilan. Berikut beberapa diantaranya: Sus...

Salah makan bisa saja menyebabkan diare, tak terkecuali pada Moms yang sedang menyusui. Bolak-balik ke belakang, pastinya akan membuat tubuh Moms kehilangan banyak cairan. Dalam situasi seperti ini...

Nafas berbunyi pada bayi yang baru lahir juga bisa disebabkan oleh adanya lendir di saluran dalam hidung. Tubuh bayi belum memiliki mekanisme alami untuk menyingkirkan lendir sehingga aliran udara saa...

Apa faktor risiko terkena penyakit pityriasis alba? Pityriasis alba umumnya paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Kondisi ini umum terjadi pada sekitar 2-5% anak-anak di dunia. Gejala pa...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................