Setiap orangtua tentu ingin memiliki bayi dengan rambut yang tebal. Bayi dengan rambut tebal akan terlihat menggemaskan. Namun, tidak semua bayi bisa memiliki rambut yang tebal. Itulah sebabnya, beber...

Selasa, 30 September 2025 | 15:03 WIB Penulis :
Bayi bisa tersedak oleh benda-benda tertentu, termasuk makanan dan minuman. Hal ini dikarenakan saluran pernapasan bayi yang masih kecil dan sempit, serta kemampuan bayi untuk mengunyah makanan belum sempurna.
Selain makanan atau minuman, bayi pun sering memasukkan benda asing, seperti mainan, ke dalam mulutnya. Hal ini juga bisa membuat bayi tersedak. Itulah sebabnya, penting bagi Bunda untuk selalu mengawasi aktivitas Si Kecil dan mengetahui gejala ketika bayi tersedak agar langkah penanganan awal dapat segera dilakukan.
Selain mengawasi Si Kecil saat sedang makan atau minum, Bunda juga perlu menjauhkannya dari benda-benda yang berpotensi membuat bayi tersedak, seperti koin, balon, hingga mainan berukuran kecil.
Kendati bayi tersedak umumnya disebabkan oleh kemampuan menelannya yang belum baik, ada juga beberapa kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko bayi tersedak. Kondisi tersebut meliputi gangguan tumbuh kembang, kelainan saraf, gangguan pada otak, hingga cedera otak.
Saat tersedak, bayi akan batuk-batuk. Batuk merupakan refleks alami tubuh bayi untuk mengeluarkan benda asing yang menghambat saluran pernapasannya. Bunda perlu segera membawa Si Kecil ke dokter anak apabila bayi juga menunjukkan beberapa gejala berikut ini:
Jika Bunda melihat Si Kecil tersedak, segera lakukan beberapa langkah penanganan awal berikut ini:
Cara-cara di atas biasanya mampu mengatasi kondisi bayi tersedak. Namun, bila benda asing yang membuat Si Kecil tersedak tidak dapat dikeluarkan dari jalan napasnya, segera bawa Si Kecil ke dokter. Jangan menunda untuk mencari pertolongan karena kondisi ini berbahaya bila dibiarkan terlalu lama.
Bila kondisi Si Kecil sudah berhasil ditangani, pastikan Bunda melakukan berbagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Caranya adalah dengan selalu mengawasi Si Kecil saat makan, minum, atau bermain, serta tidak memberikan makanan yang berisiko membuatnya tersedak, seperti popcorn, anggur, atau kacang.
Source : alodokter.com
Setiap orangtua tentu ingin memiliki bayi dengan rambut yang tebal. Bayi dengan rambut tebal akan terlihat menggemaskan. Namun, tidak semua bayi bisa memiliki rambut yang tebal. Itulah sebabnya, beber...
Apa Saja Perawatan Ibu Setelah Melahirkan? Setelah hamil biasanya kita lebih fokus pada persiapan sebelum melahirkan saja terutama di trimester ketiga atau tiga bulan terakhir masa kehami...
Anemia Pada Ibu Hamil Saat Ibu mengalami anemia, darah Ibu tidak memiliki sel darah merah yang cukup sehat untuk mengangkut oksigen ke jaringan Ibu dan kepada janin. Selama masa kehamilan, tubuh Ib...
Gizi merupakan faktor yang sangat penting untuk mewujudkan Manusia Indonesia Prima. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa kekurangan gizi, terutama pada usia dini akan berdampak pada tumbuh kembang ...
WhatsApp ×