Tawa bayi dan perkembangan emosionalnya Tawa pertama bayi biasanya muncul begitu memasuki usia 3—4 bulan. Pada periode ini, tawa bayi masih seperti cekikikan pendek atau cepat. Pemicunya, ...

Rabu, 24 Desember 2025 | 16:40 WIB Penulis :
Bayi baru lahir yang minum susu formula secara eksklusif biasanya membutuhkan 1 hingga 2 ons setiap dua hingga tiga jam selama beberapa hari pertama atau sekitar 8 hingga 12 kali menyusui dalam 24 jam.
Cara pemberian susu formula kepada bayi baru lahir baik sejak awal atau setelah masa menyusui merupakan alternatif untuk menyusui dan cara yang aman untuk memberi makan pada bayi.
Formula memiliki semua vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk berkembang. Dokter anak akan memetakan pertumbuhan bayi dan bekerja sama dengan ibunya untuk memastikan mereka cukup makan dan tumbuh sesuai yang diharapkan.
Ada banyak alasan mengapa orang tua memberikan susu formula. Di antaranya:
Ketahuilah bahwa cara yang tepat untuk memberikan makan pada bayi ialah cara mana yang terbaik untuk bayi dan juga keluarga Bunda. Yang benar-benar dibutuhkan bayi ialah cinta dan perhatian yang dapat diberikan kepada bayi tidak peduli bagaimana Bunda memberikannya makan seperti dikatakan Dina Dimaggio seperti dikutip dari laman Baby Center.
Saat bayi lahir, kemungkinan besar Bunda dapat memberikan susu formula yang sudah jadi karena ini yang paling steril. Pemberian makan susu formula bubuk pada bayi dapat diberikan setelah ia berusia 2 bulan.
Perlu dipahami juga bahwa ada perbedaan utama antara pemberian susu formula untuk bayi baru lahir dan bayi yang lebih tua terdapat pada jumlah yang diberikan dan juga frekuensi pemberian botol.
Karena, perut bayi baru lahir masih kecil, mereka hanya bisa makan dengan porsi kecil setiap kali menyusu. Mirip dengan bayi baru lahir yang disusui, untuk beberapa minggu pertama bayi baru lahir yang diberikan susu formula akan makan delapan hingga 12 kali dalam 24 jam. Akhirnya, setelah 6 bulan, bayi yang diberi susu formula akan minum dari botol hanya empat atau lima kali sehari.
Meskipun atas berbagai alasan banyak juga yang memilih pemberian susu formula pada bayi, beberapa risiko di balik pemberian tersebut mungkin muncul dan perlu diwaspadai ya, Bunda. Efek samping tersebut termasuk:
Studi menunjukkan bahwa bayi yang diberi susu formula mungkin memiliki risiko alergi makanan dan asma yang lebih tinggi daripada bayi yang disusui. Dalam kasus yang jarang terjadi, susu formula dapat menyebabkan bayi prematur mengalami NEC.
Tawa bayi dan perkembangan emosionalnya Tawa pertama bayi biasanya muncul begitu memasuki usia 3—4 bulan. Pada periode ini, tawa bayi masih seperti cekikikan pendek atau cepat. Pemicunya, ...
Kelebihan dan Kekurangan Baby Led Weaning Baby Led Weaning Vs Spoon Feeding, Mana yang Lebih Baik? Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat kekurangan dan kelebihan soal BLW ini.&...
Keamanan anak adalah prioritas utama setiap orang tua, namun ancaman sering kali datang dalam bentuk yang sangat halus dan sulit dikenali. Child grooming merupakan salah satu bentuk manipulasi...
Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Kondisi ini menimbulkan peradangan sehingga menjadi salah satu penyebab nyeri pada saat menstruasi. Banyak wanita yang didiagnos...
WhatsApp ×