Banyak ibu mencampur ASI dengan susu formula (sufor) untuk bayinya dengan berbagai alasan tertentu di masa menyusui. Pemberian ASI campur susu formula (sufor) ini artinya dilakukan secara bergantian d...

Selasa, 31 Mei 2016 | 16:11 WIB Penulis : Erni Wulandari
Menangis kejer, berguling-guling di lantai, hingga memukuli diri sendiri atau orang lain umum dilakukan anak saat tantrum. Untuk lebih memahami si kecil saat tantrum, yuk kenali apa saja penyebabnya.
Dituturkan psikolog keluarga, Anna Surti Ariani, MPsi, ada berbagai macam hal yang bisa memicu tantrum pada anak. Untuk itu orang tua perlu sensitif terhadap penyebabnya.
"Bisa jadi anak tantrum karena kebutuhan mereka seperti anak bosan, ngantuk, lapar, atau badannya nggak enak.
Jika anak mulai rewel di jelang-jelang jam makan atau tidurnya, maka orang tua perlu segera memenuhi kebutuhan anak. Misalnya jika anak lapar, tentu orang tua perlu segera memberinya makan. Jika anak bosan, bisa diajak ke tempat lain atau menjajal suatu hal yang berbeda.
Namun bisa juga anak tantrum karena menginginkan sesuatu. Contohnya karena ingin naik sepeda atau karena ingin dibelikan mainan tertentu. Jika permintaan anak lebih pada keinginan dan bukan karena kebutuhan.
Umumnya anak akan mengalami tantrum ketika bersama dengan orang tua atau orang yang dikenalnya cukup dekat. Ini karena orang tualah yang biasanya membuat anak merasa nyaman, termasuk pula nyaman untuk melepaskan emosinya.
Saat bersama orang tuanya, anak bisa jadi memiliki power yang lebih banyak. Inilah antara lain yang bisa menjelaskan kenapa anak lebih sering tantrum saat bersama orang tuanya ketimbang di sekolah.
"Biasanya yang sering terjadi saat mereka lagi dengan orang tua mungkin powernya lebih banyak daripada saat di sekolah yang mereka mungkin pahami jika tantrum bisa membuat mereka dihukum.
Sumber : health.detik.com
Banyak ibu mencampur ASI dengan susu formula (sufor) untuk bayinya dengan berbagai alasan tertentu di masa menyusui. Pemberian ASI campur susu formula (sufor) ini artinya dilakukan secara bergantian d...
Alih-alih melatih bayi berjalan, nyatanya baby walker justru menghambat perkembangan Berjalan adalah salah satu tonggak perkembangan bayi yang dinanti-nanti orangtua. Dimulai dari mampu duduk sendi...
Empeng memang mampu memberikan kenyamanan tersendiri bagi bayi. Bahkan empeng juga mampu menenangkan bayi saat sedang rewel. Namun, apakah Moms tahu bahwa ada waktunya Si Kecil harus berpisah denga...
World Health Organization (WHO) dan US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa masker diperlukan oleh orang-orang yang sakit. Orang yang sehat hanya perlu memakai masker bila...
WhatsApp ×