Selain aman, faktanya cara alami juga murah. Bahkan alat dan bahannya mudah ditemukan di sekitar. Penasaran bagaimana caranya? Jangan lewatkan pembahasan lengkapnya di sini. Begini Cara Mengatasi P...
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:44 WIB Penulis :
Anak-anak generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka yang sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir. Paparan terhadap internet dan media digital pada anak-anak ini tidak dapat dihindarkan; selain itu, internet dapat menjadi sarana mencerdaskan anak karena menghubungkan anak dengan berbagai sumber informasi. Web merupakan salah satu sarana yang dapat anak-anak gunakan untuk mencari bahan untuk menulis tugas sekolah, berhubungan dengan teman, bermain game, dan mengikuti tren masa kini. Namun menggunakan web bukannya tanpa bahaya, terutama untuk anak dan remaja, antara lain materi yang tidak pantas, pencurian identitas, dan cyberbullying. Oleh karena itu, anak dan orangtua perlu pandai-pandai memanfaatkan media digital dan menghindari efek negatifnya.
Beberapa tips dalam menciptakan keamanan saat menggunakan internet
Screen time adalah waktu yang digunakan untuk menggunakan komputer, menonton televisi, ataupun bermain video games. Berbagai ahli menganjurkan screen time tidak lebih dari 2 jam setiap hari untuk anak yang berusia lebih dari 2 tahun. Makin banyak waktu yang dihabiskan anak di dunia maya, makin besar peluang untuk terpapar materi yang tidak sesuai usia atau mengalami perlakuan salah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Remaja, seperti orang dewasa, dengan cepat dapat mengalami adiksi terhadap internet. Hal ini tidak sehat, dan waktu yang dihabiskan dengan menyendiri memandangi layar komputer lebih baik digunakan untuk bergaul dengan teman sebaya ataupun melakukan aktivitias fisik.
Aktivitas online anak Anda akan lebih mudah diawasi apabila penggunaan komputer dan gadget dilakukan di tengah rumah Anda, misalnya di ruang keluarga atau ruang makan. Hindarkan anak menyendiri dan bermain komputer atau gadget di kamar tidur mereka.
Anda dapat memonitor situs web yang pernah dikunjungi, dan pastikan anak Anda tidak mengunjungi situs yang tidak sesuai usia. Saat ini telah terdapat program piranti lunak penyaring (web-filtering) yang dapat membantu orangtua dalam melakukan scan ataupun memblok alamat website yang mengandung materi seksual, kekerasan, maupun fitur lainnya yang tidak sesuai untuk anak, misalnya ruang chatting tanpa pengawasan dan iklan untuk situs web tertentu.
Diskusikan keamanan internet dan perilaku di dunia maya yang bertanggung jawab dengan anak Anda. Beritahu dengan jelas jenis situs mana yang dapat dikunjungi oleh anak dapat dan mana yang harus dihindari. Ajarkan anak apa yang harus dilakukan apabila mendapat ancaman atau pelecehan melalui surat elektronik (surel) atau pesan elektronik lainnya: jangan merespons pesan tersebut, laporkan atau blok pengirim pesan, catat nama atau alamat surel pengirim pesan, segera keluar dari internet, dan beritahu orangtua atau orang dewasa lain yang dapat dipercaya, misalnya guru.
Sulit untuk menetapkan peraturan bila Anda tidak mengerti apa itu blog atau bagaimana cara menggunakan Twitter atau Facebook. Luangkan waktu untuk melihat situs yang pernah dikunjungi anak.
Hal-hal yang dapat diajarkan pada anak mengenai keamanan internet
Source : https://www.idai.or.id/
Selain aman, faktanya cara alami juga murah. Bahkan alat dan bahannya mudah ditemukan di sekitar. Penasaran bagaimana caranya? Jangan lewatkan pembahasan lengkapnya di sini. Begini Cara Mengatasi P...
Apa itu minyak ikan? Ibu tentu sudah familiar dengan nutrisi minyak ikan. Saat ini dipasaran telah banyak ditemukan produk-produk yang menjual suplemen minyak ikan. Kandungan nutrisi yang dimilik...
Penyebab Demam setelah Imunisasi Demam saat vaksin sudah sangat umum dialami, lho Moms. Sebab, bahan yang digunakan untuk dapat menghasilkan sistem kekebalan tubuh ini bisa berupa bagian dari vi...
Jakarta - Libur telah tiba! Sudah ada rencana ke mana untuk liburan kali ini, Mom? Bagaimana kalau liburan road trip dengan mobil bersama Ayah dan anak-anak? Road trip atau melakukan perjalanan dengan...
WhatsApp ×