Apakah benar setiap anak membutuhkan suplemen harian atau vitamin? Para ahli menjawab “belum tentu”. Idealnya, anak-anak mendapatkan vitamin melalui diet seimbang dan sehat yang bera...
Jumat, 12 Mei 2023 | 14:13 WIB Penulis :
Menumbuhkan kebiasaan menulis pada anak adalah suatu hal yang sangat penting untuk membantu mereka mengembangkan kemampuannya dalam berkomunikasi dan berpikir kreatif. Dalam era teknologi yang semakin maju, anak-anak seringkali lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget untuk bermain game atau menonton televisi daripada melakukan aktivitas menulis. Oleh karena itu, sebagai orang tua atau pengasuh, penting bagi kita untuk memastikan bahwa anak-anak kita memperoleh kesempatan untuk beraktivitas menulis secara teratur.
Dengan memberikan alat tulis yang baik dan menarik, seperti pensil warna-warni, atau spidol, dan buku catatan berwarna-warni serta bersampul menarik, dapat membuat anak merasa senang dan termotivasi untuk menulis. Pastikan pula bahwa anak-anak memiliki akses ke berbagai jenis alat tulis dan kertas yang berbeda-beda.
Ciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk menulis dengan bebas. Misalnya dengan menempatkan meja dan kursi yang nyaman di ruang belajar atau di tempat lain yang tenang dan terang. Anda juga dapat memasang poster atau hiasan dinding lainnya yang akan memberikan inspirasi atau motivasi untuk menulis.
Anak adalah peniru yang baik. Oleh karenanya, sebagai orangtua, kita juga dapat memberikan contoh dengan menunjukkan kegiatan menulis kita sendiri. Misalnya, menulis surat atau email, membuat catatan/diary, atau menulis apa pun di hadapan anak-anak. Dengan melihat orang dewasa menulis, anak-anak akan terinspirasi untuk meniru.
Tentukan waktu khusus setiap hari untuk menulis. Misalnya, 30 menit setelah makan malam atau sebelum tidur. Jadwalkan waktu ini secara rutin agar anak-anak dapat terbiasa dengan kegiatan menulis. Selain itu, pastikan juga bahwa waktu menulis tersebut dianggap sebagai waktu yang penting dan waktu paling ditunggu-tunggu mereka.
Berikan topik menulis yang menarik dan sesuai dengan minat anak-anak. Misalnya, tentang hewan peliharaan mereka, aktivitas yang disukai, atau tentang pengalaman mereka. Hal ini akan membuat anak-anak lebih terlibat dalam kegiatan menulis dan merasa bahwa menulis adalah hal yang menyenangkan. Selain itu dengan memberikan banyak bacaan (buku) dengan berbagai tema, akan menambah wawasan mereka serta memperkaya ide mereka.
Ada banyak jenis tulisan yang berbeda, seperti cerita pendek, puisi, jurnal, dan opini. Kenalkan anak-anak pada berbagai jenis tulisan sehingga mereka dapat mengeksplorasi gaya dan jenis yang berbeda dan menemukan yang paling menarik bagi mereka.
Jangan lupa memberikan pujian dan dukungan untuk usaha anak-anak dalam menulis. Berikan umpan balik yang positif dan tunjukkan bahwa Anda menghargai tulisan mereka. Hal ini akan memotivasi anak-anak untuk terus menulis dan mengembangkan kemampuan mereka.
Dalam membantu menumbuhkan kebiasaan menulis pada anak, penting untuk memahami bahwa prosesnya membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten. Tidak bisa secepat apa yang kita inginkan, sehingga - secara mental - kita selaku orangtua harus mempersiapkan diri jika kenyataan yang terjadi pada anak kita jauh dari ekspetasi kita.
Namun, dengan terus memberikan dukungan yang tepat serta motivasi, anak-anak akan menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengekspresikan dirinya dalam bentuk tulisan.
Source : https://www.kompasiana.com/
Apakah benar setiap anak membutuhkan suplemen harian atau vitamin? Para ahli menjawab “belum tentu”. Idealnya, anak-anak mendapatkan vitamin melalui diet seimbang dan sehat yang bera...
Anak berusia 9 tahun di Pontianak, diduga menjadi korban malpraktik. Sebab, penis anak terbakar saat disunat dengan metode laser. Peristiwa tersebut sudah terjadi satu tahun yang lal...
Mem-posting foto-foto anak di media sosial sepertinya sudah menjadi hal yang biasa. Berbagai momen seakan tak boleh terlewat untuk ‘dipamerkan’. Mulai dari anak bangun tidur, sedang makan,...
Apa yang bisa orang tua lakukan agar anak melewati masa kecilnya dengan bahagia? 1. BAHAGIA DULU Ya, Ayah dan Bunda perlu berkomitmen untuk berbahagia terlebih dulu. “Karena bahagia itu menu...