Kapan Waktu Menyunat Terbaik?

Kamis, 25 Mei 2023 | 16:00 WIB Penulis :


Tahukah Sahabat kapan waktu terbaik seorang laki-laki untuk disunat? Biasanya, orang tua akan membawa anaknya untuk disunat saat usia sekolah (6-10 tahun), namun tidak sedikit juga yang memilih usia yang lebih muda atau lebih tua. Jadi, kapan ya sunat sebaiknya dilakukan? Yuk simak selengkapnya!

Sunat, atau yang dalam bahasa medis disebut sebagai sirkumsisi,merupakan prosedur medis untuk membuang sebagian dari kulit terluar kepala penis. Selain sebagai kewajiban bagi laki-laki muslim, sunat juga ternyata memiliki banyak manfaat medis, seperti:

  • Mengurangi risiko infeksi menular seksual seperti HIV dan herpes genital
  • Mengurangi risiko infeksi saluran kemih
  • Mengurangi risiko kanker yang disebabkan oleh HPV (kanker penis & kanker serviks pada pasangan)
  • Menjaga kebersihan penis

Sunat memang paling banyak dilakukan pada masa sekolah, namun tak jarang juga yang memilih usia yang lebih tua, atau lebih muda, hingga bayi. Ternyata, beberapa penelitian telah dilakukan untuk melihat waktu terbaik untuk disunat, dengan beberapa pertimbangan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Erzincan University of Medical Sciences, Turki pada tahun 2014, membagi anak yang disunat menjadi 3 kelompok yaitu di bawah 1 tahun, antara 1-7 tahun, dan di atas 7 tahun. Pada penelitian tersebut, faktor-faktor yang dinilai antara lain penggunaan obat bius, waktu untuk bangun setelah pembiusan, komplikasi, durasi perawatan dan biaya. Dari penelitian tersebut, disimpulkan bahwa usia di bawah 1 tahun (saat bayi) merupakan waktu yang paling baik. Hal ini didukung oleh beberapa alasan, yaitu:

  • Sunat mengurangi risiko saluran kemih yang banyak terjadi pada anak, terutama anak yang belum disunat. Semakin dini sunat dilakukan, risiko saluran kemih akan berkurang
  • Semakin dini untuk mengurangi risiko penyakit kulit pada penis, seperti infeksi pada penis, yang lebih banyak terjadi pada laki-laki yang belum disunat
  • Fimosis (kondisi di mana kulit kepala penis tidak bisa ditarik) sering terjadi pada anak usia 3 tahun, menyebabkan penis nyeri dan bengkak. Jika sunat sudah dilakukan sebelum usia 3 tahun, maka fimosis akan dapat dicegah.
  • Infeksi menular seksual lebih sering terjadi pada pria yang belum disunat. Jika seseorang sudah disunat sebelum ia aktif secara seksual, maka risiko infeksi menular seksual akan berkurang, dan risiko pasangannya mengalami infeksi menular seksual juga berkurang.
  • Sunat pada masa bayi memiliki lebih sedikit komplikasi (jika dilakukan dengan dokter yang berpengalaman) dan lebih sedikit biaya perawatan

Adapun begitu, selain dari segi medis, penentuan kapan seseorang sebaiknya disunat juga melibatkan pertimbangan kesediaan seseorang yang disunat. Saat bayi, ia belum memiliki kehendak dan kemampuan untuk menentukan apakah ia ingin atau tidak ingin untuk disunat, sementara setelah ia lebih tua - pada usia SD atau yang lebih tua - ia sudah dapat menentukan apakah ia ingin disunat atau tidak. Meskipun sunat memiliki berbagai manfaat, tidak menutup kemungkinan seseorang menolak untuk disunat di kemudian hari, sehingga hal ini perlu dipertimbangkan.

Siapa yang Perlu Disunat?

Beberapa indikasi medis yang membuat seseorang sebaiknya disunat yaitu:

  • Fimosis (kondisi di mana kulit kepala penis tidak bisa ditarik, menyebabkan nyeri dan bengkak)
  • Parafimosis
  • Infeksi saluran kemih kronik/berulang
  • Seseorang yang tinggal di daerah dengan angka infeksi HIV dan infeksi HPV tinggi

 

Siapa yang tidak boleh disunat?

  • Seseorang dengan kelainan bentuk penis
  • Gangguan pembekuan darah (bersifat relatif, memerlukan asesmen & penanganan khusus oleh dokter spesialis bedah)

Source : 

  • Myers, A., & Earp, B. D. (2020). What is the best age to circumcise? A medical and ethical analysis. Bioethics, 34(7), 645-663. doi: 10.1111/bioe.12714
  • https://www.rspermata.co.id/

 

Editor:

dr. Retno Putri Arini, SpB

dr. Nayla Karima

Artikel Lainnya

Sejak 2001, Persatuan Bangsa-Bangsa mencanangkan 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia. Ini merupakan gerakan untuk mengingat kembali hak-hak dasar manusia untuk mendapatkan sanitasi yang baik. Seja...

Mengajarkan anak untuk berpuasa bukanlah hal mudah. Sebab tak jarang, ia akan mengeluh dan merengek karena merasa lemas, haus, dan lapar karena belum terbiasa berpuasa. Oleh sebab itu, sebelum membias...

Gigitan nyamuk pada kulit bayi bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Selain  gatal, kulit bayi menjadi bentol-bentol, tidak mulus. Bagaimana cara mengatasinya? Walaupun tampaknya sepele, namu...

Kekerasan seksual pada anak sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan. Hal ini pun menjadi perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Umumnya, pelaku adalah orang dekat atau yang ad...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................