Sebagian anak balita perempuan senang mempunyai rambut panjang. Tahukah Moms, cara merawat rambut panjang anak perempuan sedikit berbeda dari merawat rambut pendek? Tidak seperti rambu...
Kamis, 15 Juni 2023 | 15:44 WIB Penulis :
Melawan keinginan untuk menggaruk di saat gatal bisa jadi perkara yang menyulitkan, apalagi jika gatal yang dialami sangat terasa. Namun, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan ini. Sebab, jika gatal-gatal semakin digaruk malah bisa semakin banyak dan parah.
Masalah ini bisa terjadi pada apa pun penyebab terjadinya gatal tersebut, baik karena gigitan serangga atau penyakit kulit tertentu.
Selain itu, menggaruk bagian gatal juga berpotensi mengundang berbagai masalah kulit lainnya yang lebih berat karena kulit yang digaruk menjadi mudah lecet, merah, atau iritasi.
Untuk mengetahui penyebab mengapa menggaruk kulit yang gatal malah bisa memperparah kondisinya sekaligus cara menghilangkan rasa gatal yang bisa dilakukan, mari kita simak penjelasan berikut ini.
Cara menghilangkan rasa gatal dengan digaruk memang dapat menjadi solusi jangka pendek. Akan tetapi, rasa gatal akan kembali setelahnya, bahkan bisa jadi lebih kuat dari sebelumnya. Kondisi gatal-gatal semakin digaruk semakin banyak dan parah dinilai berkaitan dengan senyawa kimia atau neurotransmitter yang dinamakan serotonin.
Menggaruk gatal dapat menyebabkan rasa sakit ringan sehingga neuron di sumsum tulang belakang mentransfer sinyal rasa sakit, alih-alih sinyal gatal ke otak. Oleh karena itu, rasa gatal bisa terasa lega untuk sementara.
Namun, otak kemudian melepaskan serotonin untuk meredam rasa sakit. Dilansir dari Live Science, para ahli menemukan bahwa pelepasan serotonin ini juga mengaktifkan neuron tertentu di sumsum tulang belakang sehingga menciptakan lebih banyak sensasi gatal.
Maka dari itu, tidak mengherankan jika menggaruk bagian tubuh yang gatal bisa menyebabkan perasaan tersebut semakin kuat dan parah.
Beda penyebab, beda pula sensasi gatal yang dirasakan. Berikut adalah beberapa pemicu gatal dan sensasi yang diciptakannya.
Apa pun alasannya, penting untuk tidak menggaruk terlalu sering dan kasar karena dapat menyebabkan sejumlah komplikasi.
Selain gatal-gatal semakin digaruk semakin banyak, berikut adalah sejumlah kondisi kulit lainnya yang bisa terjadi jika Anda sering menggaruk.
Selain itu, infeksi dan jaringan parut juga bisa terjadi jika Anda sering menggaruk gatal. Meski jarang terjadi, ada pula kemungkinan gatal digaruk menjadi memar. Hubungi dokter jika kulit gatal terasa lembek saat disentuh, mulai berbau, atau mengeluarkan nanah.
Source : https://www.sehatq.com/
Sebagian anak balita perempuan senang mempunyai rambut panjang. Tahukah Moms, cara merawat rambut panjang anak perempuan sedikit berbeda dari merawat rambut pendek? Tidak seperti rambu...
Tidur adalah kebutuhan yang harus kita penuhi secara rutin setiap harinya. Malam hari memang menjadi waktu yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh. Sayangnya, beberapa orang mengalami m...
Salah satu yang sering menjadi perhatian penting para Moms dalam mengasuh dan membesarkan balita adalah kemampuan atau perkembangan bicara Si Kecil. Ya, tak sedikit Moms yang khawatir, apakah buah hat...
Banyak orang tua percaya bahwa perlindungan yang berlebihan dapat membesarkan anak dan menjadikan mereka orang hebat. Namun apakah cara ini cocok atau dapat berdampak negatif pada jiwa anak? Menurut j...
WhatsApp ×