Tips Mengatasi Sikecil yang Sering Melepeh Makanan

Selasa, 06 Februari 2024 | 16:53 WIB Penulis :


Melepeh makanan merupakan proses dari belajar makan. Namun, bagaimana kalau hal ini dilakukan secara terus menerus hingga anak menginjak usia di atas 10 bulan? Sahabat Fimela tidak perlu khawatir karena Fimela telah merangkum tips agar anak tidak melepeh makanan.

1. Perkuat keterampilan motorik anak

Memperkuat keterampilan motorik dapat dilakukan dengan menyikat gigi anak karena menyebabkan lidah anak bergerak dan diperkuat. Selain itu, pemberian mainan teether membantu melatih anak untuk mengunyah sehingga dapat memperkuat lidah, rahang, pipi, dan bibir.

2. Pertimbangkan menu

Jika anak terus memuntahkan makanan, bisa jadi karena tekstur atau rasa yang kurang bisa diterima. Sahabat Fimela bisa mencoba menu baru hingga menemukan menu tepat yang disukai anak.

 

3. Berikan makanan dingin dan lunak

Salah satu alasan mengapa anak memuntahkan makanan adalah karena pertumbuhan gigi. Gigi geraham pertama biasanya muncul ketika anak menginjak usia 12-15 bulan dan hal ini berpengaruh pada pola makan yang tidak menentu. Pertumbuhan gigi akan terasa sakit bagi anak. Oleh karena itu, makanan dingin seperti buah-buahan manis yang dibekukan baik untuk anak dalam masa pertumbuhan gigi.

 

4. Apresiasi perilaku baik

Ketika anak mulai menikmati makanan tanpa memuntahkannya, beri penghargaan seperti ucapan kata-kata manis, kecupan atau pelukan sebagai bentuk apresiasi. Hal ini menunjukkan bahwa sahabat Fimela menghargai perilaku baik tersebut. Semakin banyak anak mendapat apresiasi, semakin mereka tumbuh dan belajar.

5. Mengubah lingkungan

Sahabat Fimela bisa mencari tempat lain agar anak mendapat suasana baru ketika makan. Mungkin anak lebih suka makan di taman dibanding di kamar atau di balkon dibanding di dapur.

6. Jangan dipaksakan

Terkadang anak merasa waktu makan sebagai aktivitas yang dipaksakan sehingga merasa tidak nyaman dan tertekan. Akhirnya, anak akan memuntahkan makanan karena tekanan tersebut. Sahabat Fimela bisa mencoba untuk menjadikan waktu makan sebagai aktivitas yang menyenangkan.

Advertisement

7. Pastikan anak lapar

Anak sahabat Fimela tidak akan termotivasi untuk menelan makanan dan mengisi perut jika ia tidak merasa lapar saat jam makan. Oleh karena itu, sahabat Fimela bisa memperhatikan jadwal makan anak dan mencari waktu yang pas untuk memberi makan pada anak.

8. Belajar dengan melihat

Orang tua selalu menjadi panutan anak sehingga sahabat Fimela bisa mencoba mempraktekkan cara mengunyah dan menelan makanan pada anak supaya anak dapat belajar secara langsung. 

 

Source : https://www.fimela.com/

Artikel Lainnya

Membahas topik sensitif dengan anak perlu kesiapan, pendekatan yang tepat, dan komunikasi terbuka agar anak memahami tanpa merasa takut atau bingung. Masa kanak-kanak adalah momen ketika anak ingin...

Lemak merupakan komponen utama dalam membentuk sel-sel di dalam otak. Tapi, bukan berarti dia hanya membutuhkan makanan sumber lemak untuk membuatnya cerdas. Asupan zat gizi mikro juga sangat penting,...

Di sini, kismis paling sering digunakan sebagai bahan pada kue atau roti. Beberapa anak menyukainya sebagai camilan. Ada 2 jenis kismis yang sering ditemui di pasaran, yang berwarna hitam dan kuning, ...

Sesering apa pun untuk dibersihkan, kamar tidur anak sangat mudah kembali berantakan, kotor, dan kacau. Anak-anak belajar, bermain dan melakukan semua hal lain di kamar tidurnya sepanjang hari, yan...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................