Mudik bersama keluarga dan anak-anak tentu sangat menyenangkan, baik dengan kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor, maupun kendaraan umum, seperti bus, kereta api, kapal laut, atau pesawat. ...
Rabu, 12 Juni 2024 | 13:22 WIB Penulis :
Pernah enggak MomDad mendengar beberapa pengalaman orang sekitar mengenai anaknya yang mengalami gagging atau choking karena sesuatu? Walaupun keduanya memiliki pengertian yang sama yaitu tersedak, tapi ternyata gagging dan choking berbeda. Bahkan, salah satunya berakibat fatal, lho. Untuk menjawab perbedaannya, yuk kita bahas gagging dan choking!
Perbedaan gagging dan choking
Gagging perlu dibedakan dengan choking (tersedak). Pada gagging anak akan menjulurkan lidahnya, melepehkan makanannya dan batuk untuk mencegah masuknya makanan tersebut ke jalan napas. Sebaliknya pada choking (tersedak), makanan sudah terlanjur masuk ke dalam saluran napas sehingga anak akan “diam” tidak bersuara lalu menjadi kebiruan. Jika sumbatannya tidak pada seluruh jalan napas, maka dapat terdengar bunyi mengi.
Penyebab gagging pada anak
Gagging merupakan proses normal yang terjadi pada bayi yang sedang belajar makan. Respon gagging sendiri dapat dijumpai pada saat bayi mendapatkan makanan dengan tekstur, rasa atau suhu yang “baru”.
Saat gagging bayi sebenarnya sedang berusaha memproteksi jalan napasnya agar tidak ada benda asing yang masuk, kemudian mendorongnya dengan menjulurkan lidahnya keluar mulut. MomDad tidak perlu khawatir bila bayi mengalami gagging. Pantau sampai proses gagging hingga selesai, kemudian berikan air putih.
Sementara saat anak mengalami choking, MomDad dapat memberikan pertolongan pertama dengan membaca artikel 'Ini Pertolongan Pertama yang Bisa MomDad Lakukan Saat Anak Tersedak'.
Semoga setelah membaca penjelasan di atas, MomDad sekarang jadi tahu ya perbedaan gagging dan choking.
Jika suka dengan artikel ini, jangan lupa like dan simpan artikelnya, ya. Pastikan juga MomDad mengikuti @official.primaku di Instagram agar tahu informasi lebih banyak mengenai tumbuh kembang si Kecil. Pantau terus artikel terbaru kami melalui aplikasi dan website primaku.com, ya!
Sumber foto: Pexels
Referensi:
Artikel ini telah ditinjau oleh Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D.
Source : https://primaku.com/
Mudik bersama keluarga dan anak-anak tentu sangat menyenangkan, baik dengan kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor, maupun kendaraan umum, seperti bus, kereta api, kapal laut, atau pesawat. ...
Selama ini banyak orang tua yang membiasakan anak rutin minum susu pada pagi hari dan malam sebelum tidur. Kebiasaan tersebut tidak salah, tapi ternyata penyerapan susu dalam tubuh anak jadi kurang op...
Anak perempuan berambut panjang yang dikuncir dua memang pemandangan yang bakal bikin gemas. Tetapi, tak seorang pun, selain Mama, yang memahami ’perjuangan keras’ demi mendapatkan pemanda...
xLorem ipsum dolor sit amet, ubique intellegat sit in, his vitae iuvaret dolores at. Ad his tractatos periculis, zril voluptua perpetua ne has. Fierent appetere maiestatis eam in. Quo novum mnesarchum...
WhatsApp ×