Jakarta - Dalam satu bulan setelah dilahirkan, bayi akan melalui berbagai perkembangan. Kemampuan indera hingga motoriknya makin berkembang, Mommy. Dikutip dari Bounty, para peneliti membuktikan ba...
Senin, 30 Juni 2025 | 13:50 WIB Penulis :
"Pubertas dini bisa disebabkan akibat adanya gangguan kesehatan yang memengaruhi hormon gonadotropin. Ketahui tandanya agar ibu bisa memberikan perawatan yang tepat untuk anak.”
Masa puber atau pubertas merupakan tanda ketika anak mulai memasuki masa-masa remaja. Biasanya, anak perempuan akan memasuki masa puber di usia 8-13 tahun, sedangkan anak laki-laki pada usia 10-16 tahun. Namun, masa pubertas dapat terjadi lebih cepat dan dikenal sebagai pubertas dini.
Pubertas dini dapat dialami sebelum usia anak memasuki usia 8-9 tahun. Kondisi ini menyebabkan perubahan pada bentuk tubuh, tinggi badan, hingga hormon dalam tubuh anak. Sebaiknya ibu ketahui berbagai hal yang dapat terjadi ketika anak mengalami kondisi ini sehingga tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Pubertas terjadi akibat hormon gonadotropin membuat tubuh memproduksi estrogen pada ovarium wanita dan testosteron pada testis pria yang dapat memengaruhi karakteristik seksual seseorang. Ketika pubertas dini terjadi, kondisi ini terjadi lebih awal daripada usia yang seharusnya.
Ada dua penyebab utama seseorang mengalami kondisi ini, yaitu akibat pelepasan hormon gonadotropin dan yang bukan disebabkan hormon gonadotropin. Namun, keduanya menyebabkan produksi estrogen dan testosteron dalam tubuh meningkat.
Jenis ini disebabkan akibat pelepasan hormon gonadotropin serupa dengan pubertas normal, tetapi terjadi dalam waktu yang lebih awal.
Pada sebagian kasus, hal ini terjadi cukup normal dan bukan disebabkan gangguan kesehatan. Namun, pada kondisi yang sangat jarang terjadi, pubertas dini jenis ini dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:
Peningkatan hormon estrogen dan testosteron bukan disebabkan akibat hormon gonadotropin. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan peningkatan kedua hormon, seperti:
Ada berbagai hal yang dapat terjadi ketika seorang anak mengalami pubertas dini. Berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan orang tua, seperti:
Munculnya jerawat menjadi hal yang umum ketika mengalami kondisi ini. Jangan lupa untuk selalu mengingatkan anak pentingnya menjaga kebersihan tangan dan kulit wajah agar jerawat tidak mengalami peradangan.
Perubahan hormon pada tubuh menyebabkan anak mengalami perubahan pada aroma tubuh. Hal ini bisa membuat aroma tubuh anak menjadi lebih buruk atau yang bisa kamu kenal sebagai bau badan. Ajarkan anak untuk rutin mandi dan membersihkan tubuh secara tepat.
Perubahan fisik akan terlihat pada tinggi dan berat badan anak. Anak yang mengalami pubertas akan mengalami pertumbuhan fisik yang lebih cepat dibandingkan anak seusianya.
Selain itu, pada anak wanita akan ditandai dengan pertumbuhan payudara. Pada pria, testis dan penis juga akan berkembang menjadi lebih besar.
Pubertas menyebabkan munculnya rambut halus di beberapa bagian tubuh anak, seperti ketiak hingga kemaluan. Pada pria, rambut halus juga akan muncul di sekitar wajah, seperti kumis atau jenggot.
Pada pria perubahan suara akan terjadi. Biasanya, suara akan berubah menjadi lebih dalam atau berat.
Pada wanita akan ditandai dengan munculnya menstruasi pertama.
Jika anak mengalami tanda-tanda pubertas dini pada usia yang sangat muda, sebaiknya segera tanyakan langsung pada dokter Dengan begitu, ibu bisa memastikan penyebabnya dan melakukan pengobatan secara tepat.
Source: Halodoc.com
Jakarta - Dalam satu bulan setelah dilahirkan, bayi akan melalui berbagai perkembangan. Kemampuan indera hingga motoriknya makin berkembang, Mommy. Dikutip dari Bounty, para peneliti membuktikan ba...
Agar anak bisa bermain sepuasnya, orang tua terkadang sampai lupa mengingatkan jam tidur mereka atau memang sengaja membiarkan mereka tidur di jam sesukanya. Padahal ini tidak dibenarkan. Sebuah pe...
Masuk angin bukanlah suatu penyakit yang serius bagi Si Kecil dan bisa ditangani dengan cara yang alami Semakin bertambah usia dan perkembangan bayi, maka semakin besar juga rasa ingin tahunya deng...
Sabun mandi anak antibakteri dan tanpa SLS merupakan salah satu produk yang sebaiknya dimiliki para ibu. Ya Moms, saat si kecil sudah berusia 2 tahun ke atas, Anda perlu mengganti sabun mandi bayi den...
WhatsApp ×