Usia Berapa Anak Puber ?

Rabu, 25 Mei 2016 | 11:25 WIB Penulis : Erni Wulandari


Anak sudah berusia 7 tahun. Bagi beberapa orang tua, terlebih yang memiliki anak perempuan, inilah saat yang cukup mendebarkan menanti kapan ia akan mendapatkan menstruasi pertamanya. Terlebih, mengingat usia pubertas anak saat ini semakin maju dibandingkan zaman Anda dahulu. Sebenarnya, apa, sih, yang memengaruhi datangnya pubertas?

Banyak yang mengira, faktor asupan makanan (nutrisi) memegang peran penting dalam pubertas yang datang lebih cepat. Daging yang disuntik hormon, makanan tinggi lemak, dan makanan olahan diduga sebagai pemicu pubertas dini. Benarkah? Anak yang mengalami pubertas terlalu cepat cenderung punya tinggi badan lebih pendek saat dewasa. Itu karena pertumbuhan yang terlalu dini membuat tulangnya berhenti berkembang pada usia masih muda.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of Copenhagen menyebutkan, meski faktor nutrisi berperan dalam menentukan usia pubertas anak, usia pubertas orang tua lah yang paling memberi pengaruh besar dalam usia pubertas anak. Menurut Dr. Christine Wohlfahrt-Veje, peneliti perkembangan anak di universitas tersebut, faktor genetik dan lingkungan tak diragukan lagi berpengaruh besar terhadap masa pubertas anak. Seorang anak laki-laki dan perempuan bisa mengalami puber lebih cepat, jika salah satu dari kedua orang tuanya juga mengalami hal itu.

Awal masa pubertas pada anak perempuan adalah 8-13 tahun dan 9-14 tahun pada anak laki-laki. Tanda awal pubertas pada anak perempuan adalah pembesaran payudara, pertumbuhan tinggi badan yang cepat, tumbuh rambut kemaluan, dan menstruasi. Sedangkan menilai tanda awal pubertas pada anak laki-laki sedikit agak sulit, karena dimulai dengan bertambah besarnya buah zakar atau testis.

Pubertas pada anak laki-laki baru terasa, bila pertumbuhan tinggi badan terjadi dengan cepat, dan ia juga mengalami mimpi basah. Dalam penelitian itu disebutkan, anak laki-laki akan mengalami pertumbuhan rambut kemaluan 1 tahun lebih cepat, jika ia memiliki ayah yang dahulu juga mengalami puber lebih awal. Sang anak akan mengalami pembesaran testis 9,5 bulan lebih cepat dibandingkan anak laki-laki yang ayahnya tak mengalami puber lebih cepat.

Sementara itu, anak perempuan yang ayahnya mengalami puber cepat juga akan mendapatkan menstruasi pertama kali sekitar 10 bulan lebih cepat dari anak yang ayahnya tidak puber lebih awal. Pertumbuhan rambut kelaminnya pun jadi lebih cepat sekitar tujuh bulan.

Artikel Lainnya

1. Memasak Bersama Memasak bersama anak adalah salah satu cara merayakan hari anak yang bisa Anda lakukan di rumah. Ajaklah anak Anda membuat adonan kue bersama dan tanyakan padanya resep kue apa y...

Menjadi orang tua baru kadang membuat Ayah dan Bunda jadi khawatir saat melakukan aktifitas bercinta. Saat sedang asik bercinta tanpa sengaja si kecil menemukan Bunda dan pasangan. Menurut seorang ter...

Mams, pernah nggak sih kepikiran, kapan si kecil sebaiknya mulai sekolah? Banyak orang tua bertanya- tanya soal usia ideal anak untuk sekolah—apakah lebih cepat lebih baik atau justru menunggu ...

Sibling rivalry bisa berdampak negatif jika tidak ditangani dengan tepat. Punya lebih dari satu anak sering kali membuat orang tua dihadapkan pada situasi yang tidak mudah. Salah satunya, yaitu ter...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................