Kasus kejahatan seksual terhadap anak bukan hal baru. Belakangan ini, kasus yang terungkap oleh kepolisian dan meresahkan masyarakat, yaitu grup Facebook Loly Candy’s, yang memuat konten pornogr...
Jumat, 10 Juni 2016 | 09:22 WIB Penulis : Erni Wulandari
Si kecil tidak menyukai babysitter atau asisten rumah tangga (ART) baru di rumah. Padahal bagi Bunda kerjanya bagus, beberapa cara berikut bisa membantu si kecil beradaptasi.
1. Perhatikan situasinya. Apa yang terjadi di antara mereka, harus menjadi fokus Bunda. Apakah mungkin ART kurang luwes menghadapi anak? Terlalu kaku menerapkan aturan rutin? Atau mungkin terlalu membatasi gerak anak, walaupun maksudnya menolong, supaya tidak terjadi hal-hal buruk. Dari mengawasi ini, Anda tahu cara menolong anak.
2. Dengarkan keluhan keduanya. Anak yang masih batita mungkin tidak mudah mengungkapkan alasannya tidak suka Mbak. Tetapi Bunda tetap bisa memancingnya lewat contoh-contoh. Semakin banyak contoh, semakin baik. Utarakan kepada si Mbak apa yang dirasakan anak. Lalu minta Mbak memahami hal itu. Di sisi lain, tanyakan juga kepada Mbak, kira-kira apa yang bisa ia lakukan. Mbak juga mungkin bisa menjelaskan kepada Bunda, biasanya anak paling ‘ngadat’ pada waktu dan aktivitas apa saja?
3. Buat perubahan aturan. Dari semua informasi yang Anda dapat, boleh dilakukan perubahan-perubahan, demi terjalinnya kelekatan mereka. Misalnya, anak paling rewel di siang hari saat harus tidur siang, sementara Mbak masih harus menyelesaikan banyak pekerjaan. Artinya, Mbak perlu dikurangi pekerjaannya menjelang anak tidur, sehingga bisa fokus menemaninya saja, tidak menyambi dengan pekerjaan lain. Bunda juga perlu legowo, jika ada 1-2 pekerjaan Mbak tidak tuntas atau tidak sempurna karena hal tersebut.
4. Meyakinkan anak. Kemarahan anak kepada Mbak baru tidak berarti ia membencinya. Ia hanya ingin Mbak yang lama datang, atau Bunda saja yang menemaninya. Anak-anak selalu ingin dekat dengan orang-orang yang sudah mereka kenal dengan baik. Yakinkan anak bahwa Mbak baru akan menjaga dan merawatnya seperti Mbak yang lama, dan nanti lama-lama ia bisa beradaptasi.
5. Beri waktu. Dari semua upaya dan perubahan yang dilakukan, beri waktu kepada anak dan Mbak ‘bekerja sama’, dan perhatikan terus. Berkomunikasilah dengan Mbak secara rutin untuk menanyakan perkembangan anak. Yang penting, Anda dan Mbak berupaya membuat anak merasa nyaman dan aman dengan perubahan ART. Jika anak merasa nyaman, maka ia akan ‘melupakan’ Mbak lama, dan menjalin hubungan lebih baik dengan Mbak baru.
Bila si kecil tetap tidak bisa beradaptasi dengan si Mbak, baiknya Bunda observasi lebih lanjut.
Sumber : Parenting
Kasus kejahatan seksual terhadap anak bukan hal baru. Belakangan ini, kasus yang terungkap oleh kepolisian dan meresahkan masyarakat, yaitu grup Facebook Loly Candy’s, yang memuat konten pornogr...
Gigitan nyamuk pada kulit bayi bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Selain gatal, kulit bayi menjadi bentol-bentol, tidak mulus. Bagaimana cara mengatasinya? Walaupun tampaknya sepele, namu...
Jakarta - Biasanya anak bakal melawati fase di mana mereka sulit diatur. Termasuk untuk urusan belajar nih, Moms. Bukan nggak mungkin beberapa anak susah banget disuruh belajar. 1. Bua...
Alasan orangtua melarang anak bermain di luar rumah Banyak alasan orangtua melarang anaknya bermain di luar rumah. Orangtua hanya mengizinkan anak bermain dalam rumah karena takut tertular...
WhatsApp ×