Tak Selamanya Anak Harus Selalu Di Temani Saat Bermain

Selasa, 30 Agustus 2016 | 08:44 WIB Penulis : Erni Wulandari


Selama ini Bunda mungkin selalu menemani anak bermain dengan anggapan bahwa itu adalah kesempatan Bunda  berdekatan dengannya. Namun menurut  psikolog, Kathy Hirsh-Pasek, Ph.D., penulis buku “Einstein Never Used Flash Cards”, memberi kesempatan anak bermain sendiri akan memberinya kesempatan untuk berkembang.

“Biarkan ia mencorat-coret kertas, menggelindingkan bola sesuka hati  atau jalan-jalan di halaman sendiri. Aktivitas tersebut dibutuhkan oleh anak agar ia tumbuh menjadi anak kreatif, kritis, dan percaya diri,” kata Kathy.

Bunda sudah bisa melatih anak bermain sendiri saat ia berusia 1,5 – 2 tahun, karena di usia itu ia mulai menunjukkan keinginannya menjadi dirinya. Lihat saja, ia  mulai meniru apa yang Bunda lakukan, misalnya memberi makan boneka, melepas baju boneka atau ingin bermain di tempat cuci piring seperti yang sering Bunda lakukan. Mereka  suka bermain pura-pura.

Baru di usia 3 tahun anak bisa senang bermain dengan apa saja yang ada di dekatnya karena imajinasi dan kreativitasnya mulai berkembang. Untuk itu, sediakan mainan sederhana seperti balok, bola, boneka, selimut dan mobil-mobilan. “Cara terbaik untuk mendorong dan membiarkan anak bermain sendiri adalah dengan menyiapkan area bermain di rumah dan halaman rumah yang aman”.

Walaupun si kecil bermain sendiri tetap dalam pengawasan Bunda yah...

Artikel Lainnya

Sabun mandi anak antibakteri dan tanpa SLS merupakan salah satu produk yang sebaiknya dimiliki para ibu. Ya Moms, saat si kecil sudah berusia 2 tahun ke atas, Anda perlu mengganti sabun mandi bayi den...

Diare adalah kondisi yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) menjadi 3 kali atau lebih dalam sehari dengan tekstur tinja yang lebih cair. Kondisi ini dapat dialami siapa...

Setiap orangtua perlu berhati-hati dalam mengenalkan gadget pada anak. Pasalnya teknologi yang satu ini ibarat pisau bermata dua yang bisa berdampak baik tapi juga berdampak buruk terhadap tumbuh...

Gigitan nyamuk pada kulit bayi bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Selain  gatal, kulit bayi menjadi bentol-bentol, tidak mulus. Bagaimana cara mengatasinya? Walaupun tampaknya sepele, namu...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................