Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Jumat, 30 September 2016 | 11:20 WIB Penulis : Erni Wulandari


Berdasarkan teori Charles Shubin, profesor pediatrik dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, yang dilansir dari Parenting Indonesia, setiap anak lahir ke dunia dengan sistem kekebalan yang belum sempurna. Perlahan, kemampuan imunitas tubuh dalam melawan kuman, virus dan organisme jahat lain akan bertambah, terutama ketika anak sakit. Bunda tentu tak ingin anak harus sakit dahulu agar imunitasnya meningkat? Ada cara yang lebih efektif seperti ini.
 
- Konsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan virus. Selain itu, konsumsi buah dan sayuran secara teratur juga akan melindungi si kecil dari penyakit kronis ketika ia dewasa.
 
- Tidur yang cukup. Anak-anak yang kurang tidur juga akan lebih gampang tertular penyakit. Bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur 18 jam sehari, balita perlu 12-13 jam, dan anak prasekolah perlu tidur 10 jam setiap hari. 

Berikan ASI, karena mengandung komponen yang mampu meningkatkan antibodi dan sel darah merah. ASI eksklusif pada bayi baru lahir juga bisa mencegah infeksi telinga, alergi, diare, pneumoniameningitis, dan sindrom kematian mendadak. 

Olahraga teratur untuk meningkatkan sel pembunuh kuman alami dalam tubuh. Agar anak menyukai kegiatan olahraga, ajak ia melakukannya bersama, misalnya jalan kaki, bersepeda, atau berenang. 
 
Ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, atau setelah bermain, memegang hewan, dan memakai toilet. 

- Jauhkan anak dari asap rokok. Rokok mengandung lebih dari 4.000 toksin yang bisa mengiritasi atau membunuh sel dalam tubuh. 

 

 

 

Sumber : Ayah Bunda

Artikel Lainnya

Anak suka sekali mengemut makanannya. Untuk menuntaskan sepiring nasi beserta nasi beserta lauk, ia butuhwaktu lebih dari dua jam. Bukan tanpa alasan anak suka mengemut makanannya. Ada banyak penyebab...

Dunia pergaulan balita 4 tahun makin luas. Selain teman-teman di sekolah, ia juga bersosialisasi dengan beberapa teman tetangga. Wajar bila di antara cerita-cerita balita tentang teman-temannya, terse...

Apakah Moms sering merasakan puting nyeri dan retak setelah menyusui? Atau sesi menyusui yang konstan dan membutuhkan waktu lebih dari satu jam? Apakah bayi tidak bertambah berat badannya dengan ba...

Sejak baru dilahirkan, bayi sudah belajar berkomunikasi. Salah satu tanda komunikasi terjadi pertama kali pada seorang bayi adalah saat dia menyadari bahwa kalau menangis dia akan mendapat susu dari m...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................