5 Cara Atasi Takut Anak saat Periksa Gigi

Senin, 03 Agustus 2020 | 16:29 WIB Penulis :


Kebanyakan anak mungkin akan berpikiran bahwa dokter adalah sosok yang menakutkan dengan jarum suntik sebagai alat andalannya. Inilah salah satu penyebab anak menjadi takut untuk pergi ke dokter gigi.

Meskipun rasa takutnya akan hilang dengan sendiri ketika ia sudah dewasa, namun mengatasi anak takut ke dokter gigi bisa menjadi tantang tersendiri bagi para orangtua. Untuk mengatasinya, beberapa cara bisa Mama lakukan seperti membawa si Kecil periksa gigi sejak dini.

1. Menjelaskan mengapa ia harus melakukan pemeriksaan gigi secara rutin

Umumnya, anak yang takut datang ke dokter gigi akan membayangkan berbagai hal buruk yang mungkin dialaminya. Itulah mengapa si Kecil sering merasa cemas setiap kali diajak periksa gigi.

Selain mengajaknya sejak usia dini, Mama juga bisa menjelaskan perlahan pada anak mengapa ia harus rutin memeriksa giginya, apa yang akan terjadi jika tidak rutin memeriksa gigi, dan apa yang akan terjadi selama dilakukan permeriksaan oleh dokter.

Meskipun usianya masih terlalu dini, Mama tetap perlu menjelaskan padanya dengan bahasa yang mudah dipahami. Hal ini agar lebih membantunya dalam meredam ketakutan dan kecemasan sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

2. Jangan memberikan janji bahwa diperiksa dokter akan menyenangkan

Perlakuan salah ayng sering dilakukan orangtua dalam membujuk anak ke dokter gigi adalah memberikan janji bahwa pemeriksaan dokter akan menyenangkan. 

Ketika pemeriksaan di ruang dokter dan si Kecil tidak merasakan demikian, maka ia akan merasa dibohongi dan membuat kepercayaannya terhadap Mama atau Papa pun berkurang.

Alih-alih menjanjikan sesuatu yang belum bisa dipastikan, sebaiknya jujur dan katakan saja hal yang sebenarnya pada si Kecil. Jelaskan bahwa pemeriksaan ini baik untuk kesehatan gigi dan mulutnya.

3. Menjadi panutan yang baik bagi anak

Apa yang dilakukan orangtua, biasanya akan tercerminkan pada buah hati mereka. Sebab, anak-anak akan menjadikan orangtuanya sebagai panutan yang akan mereka tiru.

Hal ini juga berlaku saat Mama akan memeriksakan gigi si Kecil ke dokter gigi. Agar ia tidak merasa takut dan mudah dibujuk, Mama dan Papa harus memulainya terlebih dahulu.

Jadilah panutan yang baik padanya dengan melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi secara rutin. Dengan begitu, anak akan melihat dan memahami apa yang dilakukan orangtuanya juga baik untuk dirinya sendiri.

Selain dimulai dari diri Mama sendiri, Mama juga bisa berlatih peran dengannya. Mama dapat berpura-pura menjadi dokter dan anak menjadi orang yang akan diperiksa. Hal tersebut dapat membuatnya menjadi terbiasa terhadap situasi yang terjadi di dokter gigi nanti.

4. Selalu menemani dan mengalihkan perhatiannya

Sebagai orangtua, Mama bisa mengantar dan menemani si Kecil selama pemeriksaan. Ini bisa menjadi contoh baginya bahwa datang ke dokter gigi bukanlah hal yang menyeramkan.

Saat tiba nanti, buatlah ia senyaman mungkin sambil mengalihkan perhatiannya supaya dapat mengatasi anak takut ke dokter gigi. Mama bisa mengajak anak berbicara hal-hal ringan dan menyenangkan, buatlah keadaan menjadi tenang dan nyaman.

Sebelum melakukan pemeriksaan, Mama bisa bertanya pada dokter apakah diperbolehkan membawa benda favoritnya agar ia teralihkan dan lebih berani. Jika boleh, Mama bisa memberikan mainan favoritnya untuk menemaninya selama pemeriksaan.

5. Memberikan hadiah setelah kunjungan ke dokter gigi

Cara ampuh dalam mengatasi ketakutan anak untuk mengunjungi dokter gigi adalah dengan memberikan hadiah setelah kunjungan dilakukan.

Biasanya beberapa dokter gigi akan memberikan hadiah bagi anak-anak yang sudah berani melakukan pemeriksaan. Seperti dokter yang memeriksa Xabiru, dalam video terlihat sang dokter yang telah memeriksa Xabiru langsung memberikan mainan yang bisa ia pilih.

Selain memberikan hadiah berupa mainan dan semacamnya, Mama dan Papa juga bisa mengajak si Kecil ke tempat yang ia suka sebagai hadiah karena telah berani memeriksakan giginya ke dokter gigi.

Nah, itu dia 5 cara yang bisa Mama lakukan agar si Kecil tidak takut periksa gigi. 

Source: popmama.com

Artikel Lainnya

Dari beragam jajan yang banyak dikonsumsi anak, Bunda perlu tahu kandungan nutrisinya. 1. Cilok Tiap porsinya mengandung: 266 kal 58,17 g karbohidrat 2,57 g lemak 2,45 g protein Waspada jug...

Gigitan nyamuk pada kulit bayi bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Selain  gatal, kulit bayi menjadi bentol-bentol, tidak mulus. Bagaimana cara mengatasinya? Walaupun tampaknya sepele, namu...

Hindari mengganggu kepulasan tidur balita karena gangguan Bunda bisa membuatnya tidak akan memperoleh manfaat tidur yang penting untuk kesehatannya. Berikut 6 manfaat jika naak bisa tidur pulas : 1...

Bayam menjadi salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi. Selain enak dinikmati jadi sayur bening, bayam juga sangat mudah di racik menjadi campuran omlete untuk si kecil. Berikut ini beberapa manfaat...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................