Ketika bayi berusia sekitar enam bulan, tingkat antibodi yang diturunkan dari Moms mulai turun, yang mengubah sistem kekebalan mereka. Seiring dengan kecenderungan untuk memasukkan s...

Senin, 31 Mei 2021 | 16:19 WIB Penulis :
Mama sering mendengar bahwa bayi baru lahir harus menangis?
Saat proses persalinan, memang tangisan bayi adalah salah satu hal yang ditunggu-tunggu. Lalu apa penyebab bayi menangis setelah dilahirkan dan seberapa penting tangisan bayi?
Berikut telah dirangkum informasi terkait alasan di balik bayi menangis setelah dilahirkan, yuk simak bersama!
Tangisan bayi setelah lahir sangat penting sebagai tanda untuk mengetahui bahwa paru-paru bayi berfungsi dengan baik saat berada di luar rahim.
Mengingat bahwa paru-paru adalah bagian intergral bagi kelangsungan hidup si Kecil.
Ketika berada di dalam kandungan, cairan ketuban di dalam rahim mengisi kantong udara di dalam paru-paru bayi Ma, namun saat bayi lahir cairan tersebut akan keluar.
Tekanan yang terjadi pada dinding dada akan menekan dan mendorong cairan ketuban keluar dari paru-paru. Proses tersebut yang kemudian membuat bayi menangis.
Saat cairan keluar dari paru-paru, di saat itulah kali pertama si Kecil menggunakan paru-parunya untuk menghirup udara atau bernapas.
Pada awalnya napas bayi akan pendek, namun tangisan yang dilakukan si Kecil cenderung lama, karena tekanan udara di luar rahim mamaksa kantung udara si Kecil terbuka untuk mengeluarkan cairan.
Bayi perlu untuk membersihkan jalur pernapasan sendiri dengan cara menangis.
Bayi akan berhenti menangis jika sudah merasa nyaman dan memiliki keinginan untuk mulai bernapas dengan normal.
Tangisan si Kecil juga berbeda-beda, Ma. Ada yang kencang namun ada juga yang pelan, hal ini tergantung dengan seberapa banyak cairan yang butuh untuk keluar dari paru-paru.
Bayi baru lahir biasanya menangis dengan durasi sekitar 30 detik sampai 1 menit.
Terdapat beberapa penyebab bayi tidak menangis saat lahir yang perlu Mama waspadai yaitu di antaranya:
Itulah informasi terkait alasan bayi baru lahir langsung menangis. Semoga informasi di atas dapat memberikan Mama pemahaman untuk mempersiapkan diri jika ingin menyambut si Kecil ya, Ma.
Source: popmama.com
Ketika bayi berusia sekitar enam bulan, tingkat antibodi yang diturunkan dari Moms mulai turun, yang mengubah sistem kekebalan mereka. Seiring dengan kecenderungan untuk memasukkan s...
Menikmati air es ketika cuaca sedang panas memang sangat menyegarkan. Namun, bagi ibu yang sedang hamil, aktivitas ini katanya bisa membahayakan janin. Sebenarnya, mitos atau fakta bahwa minum air es ...
Cara Merawat Bayi Baru Lahir di Rumah, Apa yang Harus Disiapkan? Pada dasarnya, newborn pada awal kehidupannya hanya akan melakukan tiga hal; eat, sleep, poop and repeat. Kalau mengantuk si Kecil a...
Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA) yang direkomendasikan oleh WHO, yaitu (1) IMD (Iniasiasi Menyusui Dini), (2) pemberian ASI saja selama usia 0-6 bul...
WhatsApp ×