Harus diakui Anda pasti susah lepas dari gadget, terutama smartphone. Hampir setiap saat—terutama yang berhubungan dengan pekerjaan—Anda harus melakukan berbagai kegiatan melalui benda ini...

Selasa, 17 Maret 2020 | 15:17 WIB Penulis :
Hand sanitizer merupakan alternatif untuk menjaga tangan kita agar tetap bersih, terutama pada kondisi di mana tidak ada air dan sabun di sekitar. Dengan sedikit saja cairan hand sanitizer, kuman dan bakteri di tangan bisa mati seketika. Namun, bolehkah bayi menggunakan hand sanitizer? Berikut serba-serbi yang perlu Moms ketahui seputar hand sanitizer dan penggunaannya pada bayi, dilansir dari firstcry.com:
Ya, sebagian besar hand sanitizer yang dijual di pasaran mengandung alkohol sebanyak 60 persen atau lebih. Alkohol ini berfungsi sebagai pembunuh kuman dan bakteri yang efektif.
Alkohol yang terkandung dalam hand sanitizer akan menguap ketika digosokkan di tangan. Tetapi, sebagian terserap melalui kulit dan menembus pembuluh darah. Selain itu, bila digunakan bayi dan anak-anak, maka kandungan alkohol ini dapat terhirup atau tertelan bila mereka menjilat atau memasukkan tangannya ke mulut. Untuk itulah, disarankan memilih hand sanitizer bebas alkohol untuk anak-anak agar lebih aman digunakan.
Sejauh ini belum ada penelitian yang menunjukkan adanya keterkaitan antara penggunaan hand sanitizer terhadap alergi pada anak-anak. Meskipun begitu, karena bayi cenderung memasukkan apapun ke dalam mulutnya menggunakan tangannya, tak menutup kemungkinan sejumlah kecil bahan kimia yang terkandung dalam hand sanitizer dapat tertelan.
Oleh karena itu, sebaiknya Mama memilih pembersih yang terbuat dari bahan-bahan alami dan organik yang bebas dari bahan kimia berbahaya.
Seperti yang disebutkan di atas, hand sanitizer mengandung beberapa bahan kimia. Salah satunya adalah parfum yang membuatnya lebih harum dan tidak terlalu beraroma alkohol menyengat.
Pada sebagian bayi dan anak-anak, penggunaan parfum yang cukup kuat dapat terhirup dan menimbulkan potensi pemicu asma. Konsultasikan dengan dokter anak Mama untuk kemungkinan apakah si Kecil boleh menggunakan hand sanitizer dalam kasus ini.
Hand sanitizer merupakan pilihan yang baik jika di sekitar kita sulit mendapatkan air dan sabun untuk mencuci tangan. Akan tetapi jika digunakan setiap hari untuk membersihkan tangan, mainan atau permukaan benda-benda yang sering disentuh anak, sebaiknya dibatasi. Menggunakan hand sanitizer setiap kali si Kecil terpapar debu sebetulnya tidak perlu.
Usahakan agar bayi dan anak-anak mencuci tangannya dengan air dan sabun, ketimbang menggantungkan pada penggunaan hand sanitizer. Air dan sabun masih menjadi cara membersihkan tangan dari kuman yang terbaik ketimbang alternatif lain, seperti hand sanitizer atau tissue basah.
Bila memang diperlukan untuk kondisi darurat, pilih hand sanitizer yang bebas bahan pewangi dan pewarna untuk anak-anak. Saat ini telah tersedia hand sanitizer khusus bayi dan anak-anak, yang diperkaya dengan kandungan bahan alami untuk menjaga kelembutan tangan si Kecil meski terpapar pemakaian alkohol di dalamnya.
Semoga informasi ini bermanfaat ya, Moms
Sumber : popmama.com
Harus diakui Anda pasti susah lepas dari gadget, terutama smartphone. Hampir setiap saat—terutama yang berhubungan dengan pekerjaan—Anda harus melakukan berbagai kegiatan melalui benda ini...
Ikuti panduan penyimpanan ASI selengkapnya berikut ini. Berapa Lama ASI Dapat Bertahan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut adalah durasi ketahanan ASI be...
Bayi happy biasanya aktif bergerak karena ia antusias dan percaya diri melakukan berbagai kegiatan fisik, eksploratif, dan menantang. Aktif bergerak membuatnya bisa melalui tugas perkembangan seperti ...
Cara Mencegah Rotavirus Vaksin rotavirus direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk diberikan pada bayi di bawah usia 6 bulan Vaksin ini dibutuhkan untuk mencegah bayi atau ...
WhatsApp ×