Tips Memotong Kuku Bayi Agar Aman

Senin, 26 April 2021 | 13:23 WIB Penulis :


Ooops…! Lihatlah Si Kecil tidak sengaja melukai wajahnya sendiri. Ternyata kukunya sudah panjang dan perlu dirapikan, Moms. Inilah saatnya Si Kecil mendapatkan perawatan kuku pertamanya. Namun bagaimana caranya?

Menggunting kuku Si Kecil memang harus menggunakan strategi tersendiri, mengingat jemari bayi masih sangat mungil. Karena itu, Moms perlu melakukannya dengan hati-hati. Tapi tak perlu takut, dengan sedikit panduan dari M&B berikut ini, Anda sudah bisa melakukannya, kok.

Langkah-Langkah Memotong dan Merapikan Kuku Bayi

1. Pertama, Anda harus memiliki nail clipper khusus untuk bayi. Selain itu, Anda juga harus punya gunting kuku bayi (yang memiliki bagian ujung tumpul) untuk merapikan bagian kuku yang tajam.

2. Sebaiknya potonglah kuku Si Kecil saat ia sedang tertidur lelap. Jika Anda melakukannya ketika ia sedang terjaga, kemungkinan besar ia akan banyak bergerak dan Anda sendiri pastinya akan merasa kesulitan untuk memotong dan merapikan kuku Si Kecil.

3. Memotong kuku bayi sebaiknya juga dilakukan saat kukunya lunak. Dengan begitu, Anda akan mudah untuk memotongnya. Nah, sehabis mandi adalah salah satu waktu yang tepat untuk memotong kuku Si Kecil.

4. Potonglah kuku bayi mengikuti bentuk jari Si Kecil. Jika Anda memotongnya dengan bentuk persegi atau segitiga, akan ada bagian tepi kuku yang menjadi tajam dan bagian tersebut malahan bisa melukai kulit Si Kecil nantinya, Moms.

5. Hindari memotong kuku Si Kecil terlalu dalam karena dapat memudahkan jarinya terluka. Bila jari kuku terluka, maka ia akan rentan terkena infeksi.

6. Di sela-sela antara jari dan kukunya juga terkadang terdapat kotoran. Anda dapat membersihkannya menggunakan air hangat dan kapas pembersih. Bersihkan terlebih dahulu, baru Anda bisa mulai memotong kukunya.

7. Periksa kembali kuku-kuku Si Kecil 2 atau 3 kali dalam seminggu. Kuku tangan biasanya tumbuh lebih cepat, jadi Anda perlu memotongnya secara rutin. Sedangkan kuku kaki tumbuh lebih lambat sehingga Anda cukup merapikannya seminggu sekali.

 

Source: motherandbaby

Artikel Lainnya

Kapan periode critical thinking pada anak mulai terbentuk? Kemampuan berpikir kritis pada anak sudah mulai berkembang sejak usia dini, lho! Bahkan, sejak bayi, rasa ingin tahu dan kemampu...

Sebagai orang tua –khususnya ibu yang memiliki bayi atau balita- Bunda bertanggung jawab penuh dengan apa yang terjadi dan dilakukan si buah hati, terutama untuk hal-hal yang belum bisa dikerjak...

Menolong dapat menimbulkan perasaan bahagia tidak hanya pada orang yang ditolong, tetapi juga yang melakukannya. Demikian dikatakan psikolog Lusi Nur Ardhiani, S.Psi, M.Psi. Lusi menjelaskan...

Anak tidak tidur siang ternyata bisa membuat tantrum Tidur siang hari mungkin hanya berlangsung beberapa jam saja, tetapi hal itu dapat memengaruhi kebutuhan harian Si Kecil. Tidur siang dapat meni...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................