Bisakah Anak Alergi Seafood pada Anak bisa di hilangkan?

Senin, 10 Oktober 2016 | 09:11 WIB Penulis : Erni Wulandari


Orang tua yang memiliki anak dengan alergi biasanya harus ekstra selektif dalam memilih bahan makanan. Dan sebagian besar dari Bunda berharap Bisa di hilangkan, berikut menurut doker.
Menurut dr Verawati S., SpGK, pada dasarnya jika anak sudah ketahuan mengidap alergi tertentu saat MPASI, maka sebaiknya Bunda tidak terburu-buru memaksa untuk menghilangkan alergi tersebut. 
" Jangan dipaksakan langsung, tapi di coba sedikit demi sedikit. Bisa coba di beri dari ikan yang paling sedikit memicu alergi, baru kemudian Bunda berikan bertahap ke ikan yang paling memicu alergi.

Setelah itu Bunda bisa lihat kurang lebih selama tiga hari,apakah muncul alergi atau tidak pada si kecil. Jika memang tidak muncul reaksi alergi pemberian nya bisa Bunda tambahkan.
Satu jenis makanan bisa Bunda coba selama dua minggu, sama halnya anak yang tidak suka makan sayur Bunda harus tetap mencobanya.
Namun jika masih muncul alergi dan si kecil tidak bisa mengkonsumsi seafood atau makanan laut, maka untuk sumber zat besi dan omega 3 Bunda bisa berikan telur atau daging dada ayam.

=========================================================================
Trik Mengatasi Si kecil yang pemalu saat bertemu orang baru 

Selalu bermain dengan orang tuanya atau keluarga, sehingga saat bertemu orang lain dia akan takut atau malu. Kondisi tersebut kerap membuat Ayah & Bunda khawatir kelak si kecil akan sulit beradaptasi dengan lingkungan dan teman-teman baru saat si kecil mulai sekolah. 
Menurut psikolog Anna Surti Ariani, MPsi, orang tua bisa melatih anak untuk memulai berani bertemu dengan orang baru, salah satunya dengan cara memberikan contoh yang tepat. ini karena dalam fase ini anak masih bergantung pada kondisi orang tua.

Yang terpenting bunda memberikan pengertian bahwa berteman dengan orang yang baru di kenal itu baik. Orang tua juga sebaiknya menunjukan melalui sikap dan ekspresi yang tenang dan banyak tersenyu. Si kecil biasanya dapat merasakan apakah saat itu kondisi orang tuanya sedang baik-baik saja, atau justru juga sedang ketakutan dengan orang baru ini. Bila kita takut, lalu memperkencang wajah dan pegangan ke anak, anaknya kan pasti kerasa. Anak akan makin nempel. Perbanyak senyum dan tertawa pada orang baru, maka si kecil akan merasa nyaman di lingkungan barunya.

 

Sumber : Detik Health

Artikel Lainnya

Diare adalah kondisi yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) menjadi 3 kali atau lebih dalam sehari dengan tekstur tinja yang lebih cair. Kondisi ini dapat dialami siapa...

Pandemi Covid-19 kembali melonjak di Indonesia dalam sebulan terakhir. Tidak hanya pada orang dewasa, penularan dan pasien positif Covid-19 anak juga ikut meningkat. Data dari Ikatan Dokter Anak In...

Rasa-rasanya, hampir tak ada anak-anak yang tak suka makanan manis. Apalagi, orangtua juga suka menghadiahi anak dengan makanan manis karena telah berperilaku baik. Namun, memberikan makanan manis pad...

Berpuasa memang tidak dianjurkan untuk anak-anak yang belum akil balig atau dalam masa pertumbuhan karena akan mengganggu kesehatan dan aktivitas hariannya. Namun, tidak ada salahnya untuk mempersiapk...

WhatsApp ×
Hai Mom, kami siap membantu anda ..
Kami Online
Senin - Jumat : 08:00 - 17:00 WIB
Minggu & Hari Besar kami LIBUR
Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami 🤗
......................................................