Apa itu kecanduan gadget pada anak? Kecanduan gadget pada anak adalah kondisi di mana anak mengalami ketergantungan berlebihan terhadap penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, a...
Jumat, 18 November 2016 | 09:02 WIB Penulis : Erni Wulandari
Jangan sembarang menggunakan sendok saat memberi anak obat sirup. Ukuran sendok tak selalu sama di berbagai tempat, Bunda. Dan hal ini dapat menyebabkan kesalahan dalam akurasi dosis obat. Demikian menurut hasil penelitian yang dipublikasikan The International Journal of Clinical Practice.
Menurut Matthew E. Falagas, direktur dan profesor Alfa Institute of Biomedical Science di Athena, Yunani, perbedaan ukuran sendok itu paling sering menyebabkan masalah kelebihan dosis dalam pemberian obat. Bila terjadi dalam jangka panjang, minum obat dengan takaran yang tidak tepat bisa merugikan tubuh, di antaranya keracunan, gangguan ginjal, atau membuat bakteri bermutasi sehingga kebal terhadap obat.
Yang paling aman, gunakanlah sendok takar obat yang biasa disertakan dalam kemasan obat. Satu sendok takar obat ini setara dengan lima mililiter. Jika Anda tak bisa menemukan sendok takar obat di dalam
kemasan obat, Anda bisa menggunakan alat ukur lain, misalnya alat ukur jenis suntik, agar dosis obat bisa lebih akurat.
Apa itu kecanduan gadget pada anak? Kecanduan gadget pada anak adalah kondisi di mana anak mengalami ketergantungan berlebihan terhadap penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, a...
Selain aman, faktanya cara alami juga murah. Bahkan alat dan bahannya mudah ditemukan di sekitar. Penasaran bagaimana caranya? Jangan lewatkan pembahasan lengkapnya di sini. Begini Cara Mengatasi P...
Ikan mengandung protein dan DHA yang sangat penting untuk pertumbuhan. Protein membantu perkembangan otot dan tubuh, sementara DHA mendukung perkembangan otak, sel saraf, serta indera penglih...
Prevalensi mata minus atau miopia pada anak di dunia terus meningkat. Di Hongkong ada 30% anak saat berusia 6-7 tahun mengalami mata minus; saat berusia 10-11 tahun ada sebanyak 60% mengalami mata min...
WhatsApp ×