Kecanduan perangkat digital sering kali mengganggu aktivitas fisik dan interaksi sosial anak, serta dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan mental mereka. Dengan meningkatnya akses ke berbagai...
Selasa, 27 Desember 2016 | 10:30 WIB Penulis : Erni Wulandari
Montessori merupakan metode pendidikan anak yang dikembangkan oleh Maria Montessori, tokoh pendidik asal Italia. Menurutnya, semua anak dilahirkan dengan potensi luar biasa. Potensi ini hanya akan berkembang jika orang dewasa yang mengasuhnya memberikan stimulasi tepat di tahun-tahun pertama kehidupannya. Metode ini menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar anak dengan tingkat perkembangannya, dan peran aktivitas fisik dalam menyerap konsep akademis dan keterampilan praktik.
Ciri khas sekolah Montessori:
• Menekankan kemandirian dan menghargai perkembangan anak sebagai individu yang unik.
• Menyediakan materi belajar yang dibutuhkan anak di setiap tahap perkembangannya.
• Anak boleh memilih kegiatannya sendiri, yang sudah dirancang untuk rentang usianya.
• Anak diajarkan untuk merawat lingkungan dan bekerjasama dengan teman-temannya.
Kecanduan perangkat digital sering kali mengganggu aktivitas fisik dan interaksi sosial anak, serta dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan mental mereka. Dengan meningkatnya akses ke berbagai...
Siapa di sini yang anaknya mulai rajin makan masakan keluarga karena giginya mulai tumbuh? Dikutip dari situs Primaya Hospital, Dr. Rosary, Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak dari Primaya Evasari Hospi...
Orang tua mungkin khawatir ketika melihat anaknya lebih sering menggunakan tangan kiri, karena kerap dianggap sebagai sebuah masalah. Apakah benar demikian? Salahkah Pakai Tangan Kiri? Seringkal...
Menurut Mary Dobbins, MD, dokter spesialis anak merangkap psikiater anak dari Illinois, Amerika Serikat, pendekatan yang salah berisiko membuat anak menjadi lebih takut kegelapan. Dengan mengecilkan a...
WhatsApp ×